Showing posts with label tazkiyatun nafs. Show all posts
Showing posts with label tazkiyatun nafs. Show all posts

Thursday, 8 October 2020

Dosa yang Membinasakan

 


Semua dosa ibarat racun bagi hati, serta factor yang menyebabkannya sakit dan rusak. Dialah yang membuat hati sakit dan keinginannya tidak sesuai dengan kehendak Allah . Bahaya dosa bagi hati, bagaikan bahaya racun bagi tubuh.

Ibnu Mubarak mengatakan:

“aku melihat dosa-dosa bisa mematikan hati

Kecanduan dosa menyebabkan hina

Sementara meninggalkan dosa menyebabkan hati hidup

Sebaik-baik perkara bagimu ialah meninggalkannya”

Perbuatan dosa memiliki pengaruh bahaya bagi hati dan tubuh baik di dunia maupun di akhirat yang hanya diketahui oleh Allah . tidak ada kejelakan dan penyakit di dunia dan akhirat, kecuali disebabkan dosa dan maksiat. Ibnu Qayyim al-jauziyah secara ringkas menguraikan, “apa yang menyebabkan bapak dan ibu kita Adam dan Hawa diusir dari surge, tempat segala kenikmatan, keindahan dan kesenangan menuju ke negeri tempat berbagai penyakit, kesedihan dan musibah (dunia)?”

Apa yang menyebabkan iblis diusir dari kerajaan langit, dilaknat dan diubah lahir dan bathinnya. Lalu perawakannya diubah menjadi yang paling buruk dan keji. Bathinnya jelek daripada perawakannya. Yang diubah menjadi jauh, rahkamt diunah menjadi laknat, indah diubah menjadi buruk, surge diubah menjadi neraka yang menyala-nyala?

Jadilah iblis hina sehina-hinanya dan jauh sejauh-jauhnya dihadapan Allah. Ia mendapatkan murka dari Rabb yang paling besar, lalu Dia membinasakannya., lantas iblis menjadi pemimpin bagi orang-orang fasik dan berdosa yang rela dipimpin olehnya. Kami senantiasa memohon perlindungan kepada-Mu ya Allah dari menentang perintahmu dan menerjang larangan-Mu.

Apa yang menyebabkan penduduk bumi tenggelam? Bahkan air sampai naik meneggelamkan puncak gunung? Apa yang menyebabkan kaum ‘Ad diterpa angina topan sehingga mencampakkan mereka/ mereka mati dimuka bumi ini, seolah-olah mereka batang kurma yang telah kering?

Apa yang menyebabkan teriakan pada kaum Tsamud hingga hati mereka terlepas dari lambung-lambung mereka dan mereka mati?

Apa yang menyebabkan desa-desa di Al-Luthiyah (kaum nabi Luth) musnah, sehingga para malaikat mendengar lolongan anjing mereka. Lalu, Dia membalikkan mereka, yang diatas menjadi dibawah dan menghancurkan mereka semua. Setelah itu mereka dilempari batu-batu  dari tanah liat yang kering. Maka lengkaplah siksaan yang ditimpakan kepada mereka yang belum pernah ditimpakan kepada ummat selain mereka. Hal itu sebagai contoh bagi orang orang zalim lainnya, jelas, siksaan itu tidak jauh dari orang-orang zalim lainnya.

Semua adzab tersebut tidak lain disebabkan oleh perbuatan dosa dan maksiat yang dianggap remeh dan mereka banggakan kepada satu dengan yang lainnya. Hingga Allah membuat mereka larut dan menikmati dosa tersebut sampai datangnya adzab yang pedih dan mengerikan tersebut

Share:

Wednesday, 7 October 2020

Menjadi Pelayan Allah ﷻ

 


Rasulullah pernah melakukan shalat hingga kedua kakinya bengkak. Ketika ditanya tentang hal itu beliau menjawab “tidak bolehkakh aku menjadi hamba yang bersyukur?”

Yahya bin Muadz berkata “barang siapa yang senang melayani Allah , segala sesuatu akan senang melayaninya, barang siapa matanya senang kepada Allah, setiap mata akan senang melihatnya.

Ibnu Mas’du pernah berkata kepada seseorang, “obatilah hatimu, karena tuntutan Allah kepada para hamba adalah kebaikan hati mereka”.

Maksudnya, keinginan dan tuntutan-Nya kepada mereka. Sementara itu,baiknya hati adalah dengan memenuhinya dengan kecintaan kepada Allah , barang siapayang cinta kepada Allah , ia akan senang melayaninya. Selanjutnya, pelayanannya kepada Allah akan menjadi energi hati dan makanan jiwanya. Seperti ungkapan seorang penyair:

Jadilah orang yang senang melayani Rabb mu

Karena orang orang yang jatuh cinta ialah pelayan bagi para kekasihnya

Ibnu Mubarak berkata:

Éngkau bermaksiat kepada Allah, tapi engkau mengharap cintanya

Sungguh sebuah perumpamaan yang indah

Bila cintamu jujur, niscaya engkau akan menaati-Nya

Karena orang yang jatuh cinta biasanya akan taat pada orang yang dicintainya

Kerinduan melayani Allah melebihi kerinduan orang lapar terhadap makanan dan minuman.apabila seorang hamba telah merasakan manisnya interaksi dengan Allah dengan melanggengkan ketaatan, ia akan cinta terhadap ketaatan. Sedikitpun ia tidak bisa lepas darinya.

Bila ia mendapati dirinya menganggur dan tidak melaksanakan ketaatan kepada Allah dadanya terasa sempit. Disamping itu, ia memperoleh motivasi dalam hatinya yang menyuruhnya u tuk berbuat taat kepada Allah.

Seorang wanita salaf berpetuah kepada anak-anaknya:

“biasakanlah diri kalian mencintai dan menaati Allah, sebab orang-orang bertakwa itu jinak (baca:senang) dengan ketaatan dan anggota badan mereka buas (baca:enggan) dengan selain ketaatan. Jika setan menawari maksiat kepada mereka, maksiat tersebut melewatinya sembari merasa malu karena mereka mengingkarinya”


sumber: buku tazkiyatun nafs (penyucian jiwa dalam islam - Dr Ahmad Farid

Share: