Klik disini

Showing posts with label berita. Show all posts
Showing posts with label berita. Show all posts

Monday, 15 March 2021

Sahabat Hidayah Mamuju Galang Donasi Sumur Bor Untuk Korban Gempa Majene

 


Mamuju, Sahabat Hidayah Mamuju meluncurkan program Donasi Sumur Bor untuk korban gempa 6,2 SR Sulbar yang dipusatkan di Kecamatan Malunda, Kab. Majene, Sulaweai Barat. 


Kebutuhan akan sumber air para korban gempa di Kecamatan Malunda kini sangat mendesak. Pasalnya, sumber air yang selama ini digunakan oleh warga telah rusak dan tidak lagi dapat mengalirkan air diakibatkan pipa-pipa yang mengarilkan aor dari sungai ke rumah-rumah warga kini telah rusak. 

Ahmad Apandi, salah seorang warga Pettabeang, Malunda mengaku saat kesulitan mendapatkan air, Dia bersama dengan warga lain mengaku setiap hari harus membawa jerigen ke sungai Malunda yang berjarak sekitar dua kilomerer  mengambil air untuk kebutuhan memasak, minum dan kebutuhan lainnya. 

Ia mengaku sangat senang dan menyambut antusias program donasi sumur bor yang diselenggarakan oleh Sahabat Hidayah Mamuju tersebut. 

"Bagus itu, disini sangat butuh air karena sumber air kami selama ini sudah rusak. Kalau sumur bor ini ada maka akan sangat membantu kami" Tutur Ahmad (15/03/21). 

Ditempat terpisah, ketua Sahabat Hidayah Mamuju Usman Ali mengatakan sangat senang jika program ini disambut baik oleh warga korban gempa. 

"Tentu ini sangat baik, program ini akan menjadi ladang amal jariyah baru bagi kami dan para donatur dan sangat berharap program ini bisa  membantu warga korban gempa Malunda untuk mendapatkan air bersih" Tutur Usman saat dikonfimasi di posko relawan Sahabat Hidayah Mamuju di Malunda (15/03/21).

Share:

WAHDAH ISLAMIYAH MEMBANGUN HUNTARA UNTUK WARGA MALUNDA DAN ULUMANDA

 



Malunda, Pasca Gempa Bumi yang melanda Malunda dan sekitarnya pada bulan Januari 2021 yang lalu ada banyak rumah warga yang mengalami kerusakan di beberapa titik lokasi. Diantaranya ada yang rusak ringan, sedang, dan berat.

Sejak awal terjadinya gempa bumi , alhamdulillah Wahdah Islamiyah yang diwakili oleh relawan Wahdah Peduli dan Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) bisa memberikan banyak kontribusi untuk membantu masyarakat Malunda dan Ulumanda  seperti penyaluran logistik dan berbagai kebutuhan mendesak warga saat itu, pemeriksaan kesehatan, pembersihan puing-puing bangunan, renovasi dan pembangunan Masjid (sementara berjalan), pengadaan beberapa sumur bor, pembinaan keagamaan (belajar baca iqro dan Qur'an) untuk anak-anak dan dewasa, trauma healing dan saat ini sementara pembangunan hunian sementara (huntara) untuk rumah warga yang rusak berat. 

Rencananya, Wahdah Islamiyah akan membangun 10 unit Huntara untuk tahap pertama dan diharapkan bisa membangun lebih banyak lagi huntara untuk korban gempa. 

"Target awal huntara sebanyak 10 bangunan dengan rincian 8 huntara akan di bangun di Malunda dan 2 di Ulumanda. Huntara ini dibangunkan untuk warga yang memang rumahnya rusak berat dan warga tersebut dari segi ekonomi tergolong kurang mampu" Ungkap korlap Posko induk Wahdah Islamiyah di Malunda, Sufriadi (15/03/21). 

Sufriadi menambahkan bahwa saat ini (15/03/21) telah terbangun dua unit huntara.

"Alhamdulillah per hari ini sudah terbangun 2 unit huntara yang berlokasi di lingkungan Galung Banua Kel. Malunda Kec. Malunda." Tutur Sufriadi

Share:

Wednesday, 20 January 2021

Pettabeang, Lokasi Terparah Gempa Mamuju Majene



MALUNDA Gempa berkekuatan 6,2 SR yang terjadi di Majene-Mamuju pada Jumat dinihari (15/01/20) menyisahkan banyak duka. Salah satunya tempat tinggal para korban gempa yang kini tidak lagi bisa ditinggali. 

Salah satu daerah  yang terdampak cukup parah adalah Pettabeang kec. Malunda kab. Majene, Sulawesi Barat. 

Rumah-rumah warga yang ada di Pettabeang hampir 95% mengalami kerusakan baik kerusakan berat hingga kerusakan ringan. Sisanya adalah rimah-rumah kayu yang masih kuat terhadap guncangan gempa tersebut. 

Berikut adalah foto-foto keadaan perumahan warga Pettabeang Malunda yang sempat kami abadikan






















Share:

Wednesday, 23 December 2020

DKI Jakarta Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2020

 

Jakarta kota digital!

Alhamdulillah, DKI Jakarta kembali meraih penghargaan, kali ini dari TOP Digital Awards 2020 pada hari Selasa (22/12). Kita memenangkan penghargaan untuk tiga kategori, yaitu Top Digital Implementation 2020 on Province Government Level Stars 5, Top Digital Transformation Readiness 2020 dan Top Leader on Digital Implementation 2020.

Kami bersyukur dan berterima kasih atas penghargaan Top Digital Awards 2020 kepada Pemprov DKI Jakarta. Ini merupakan hasil dari kerja kolosal dan kolaborasi banyak pihak di balik layar yang terlibat dalam membangun ekosistem digital Jakarta.

Kita semua menyadari bahwa adanya pandemi dan krisis yang kita rasakan ini sesungguhnya adalah perubahan yang dipercepat. Alat yang biasa kita gunakan sehari-hari kini dimanfaatkan secara optimal dalam komunikasi jarak jauh untuk mencegah penularan. Transformasi digital terjadi di mana-mana dan itu artinya kita harus siap mengantisipasi perubahan tersebut. 

Kami di DKI Jakarta membangun super-app JAKI, Jakarta Kini untuk meintegrasikan seluruh data yang kami miliki dalam satu aplikasi digital yang dapat diakses di mana saja-kapan saja.

Kami juga meluncurkan program JakWIFI agar seluruh kegiatan yang kini mengandalkan koneksi internet dapat terjangkau oleh seluruh masyarakat

Di sisi lain, transformasi digital juga kami lakukan di dalam jajaran agar sistem administrasi birokrasi dapat lebih mudah, lebih cepat dan mengedepankan prinsip good governance seperti transparan dan akuntabel.

Ke depan, transformasi digital akan terus kami lakukan dengan kebijakan berbasis kolaborasi. Kami ingin melibatkan seluruh masyarakat yang memiliki ide, gagasan, inovasi terbaik untuk berpartisipasi aktif dalam membangun kota Jakarta. Sehingga visi untuk Jakarta yang maju kotanya dan bahagia warganya adalah visi bersama yang dicapai bersama-sama.



Sumber: fp Anies Baswedan

Share:

Saturday, 5 December 2020

ALAMI PENUAAN DINI LANGKA, BALITA 4 TAHUN SEPERTI 80an TAHUN


 

Pasangan muda Lovelu Hossain dan Tripti Khatun dari ini melahirkan bayi mungil yang tampan 4 tahun lalu dengan nama Bayezid Hossain di Magura bangladesh. Tampak seperti bayi pada umumnya yang lucu dan tampan serta sehat tidak kurang suatu apa. Hingga 3 bulan kemudian mulai terjadi hal yang sangat tidak diinginkan.

Memasuki usia 3 bulan mulai tampak ada yang aneh pada pertumbuhannya.Sebuah penyakit kulit penuaan Dini yang sangat langka menyerang bayi mungil ini. Kulitnya yang awalnya lembut berangsur menjadi layu dan seperti kulit orang tua saja meskipun usia sesungguhnya masih balita.

Penyakit Penuaan Dini yang disinyalir lebih dari 8 kali lipat percepatannya membuat kulitnya mendadak keriput, kering dan tidak seperti kulit Bayi pada umumnya. Wajahnya yang imut-imut berubah cepat menjadi seperti wajah kakek-kakek yang berusia 80 tahun atau lebih. Hingga kini masih menjadi bahan penelitian para ahli medis di pemerintahan bangladesh tentang penyakit Penuaan Dini i yang langka ini.

Keluhan lain yang terjadi pada Bayezid Hossan ini adalah rasa sakit karena bengkak di bagian wajah dan beberapa anggota tubuh lainnya. Sendi-sendi pada tubuh Bayezid juga mengalami sakit seperti persendian orang tua pada umumnya. Selain itu Boyazid mengalami kesulitan dalam Buang Air Besar setiap saat.

Bahkan sejak usia 3 bulan dan sudah memiliki Gigi yang lengkap, itupun berangsur dengan cepat mengalami penuaan tulang sehingga saat ini di usia 4 tahun sudah hampir semua Giginya tanggal karena keropos dalam waktu cepat. Begitu yang diungkapkan dengan sangat sedih oleh Trpti Khatun ibu nya.

Diagnosa Dokter dalam kasus Penuaan Dini Boyazid ini sebagai penyakit Progeria. Sebuah Penyakit Penuaan Dini yang sangat langka dan paling berbahaya yang pernah ada. Analisa lain yang didapat dari kasus ini adalah, Anak-anak dengan kondisi seperti ini dianggap tidak akan bisa hidup lebih dari usia 13 tahun. Sungguh sangat mengharukan kisah yang dialami keluarga muda ini.

Sampai saat ini berjalan, belum dapat dipastikan apa saja yang menyebabkan Penyakit Penuaan Dini langka ini bisa menyerang anak-anak. Masih menjadi bahan penelitian bukan saja di negara bangladesh tetapi banyak dokter peneliti dari negara-negara maju lain yang datang untuk ikut ambil bagian dalam penelitian Boyazid ini. 

Selain Penyakit Penuaan Dini Progeria, Boyazid juga disinyalir memiliki bentuk Kutis Laxa yang merupakan gangguan jaringan ikat langka hingga menyebabkan kulit berkeriput, berlipat seperti menggantung dan akibat-akibat penuaan lainnya. Kepasrahan yang didapat dari keluarga ini sungguh sangat luar biasa, termasuk bagaimana Boyazid kecil hampir tidak pernah mengeluhkan kondisinya sekarang ini.

Sang Ayah, Hossain bahkan sebisanya tidak membahas penyakit ini kepada banyak orang lain. rasa canggung dan malunya dia tutupi dengan kebesaran hati untuk menerima semua kenyataan yang terjadi. Kebesaran ini yang selalu ia tularkan kepada istri tercintanya mengenai kekurangan buah hatinya Boyazid. Sangat memilukan melihat anak tercintanya tidak mendapatkan kesenangan seperti anak-anak pada umumnya.

Pada awal dulu penyakit Penuaan Dini ini berjalan, teman-teman kecil Boyazid merasa takut bermain dengannya, meskipun pada akhirnya mereka mengerti dengan sosialaisi bahwa penyakit ini tidak akan menular kepada kawan-kawannya. bahkan Boyazid juga sudah diterima dengan baik untuk masuk sekolah di usianya sekarang ini.

sumber

Share:

Anies Baswedan Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Dewan Pengarah C40 Cities



Bersama Gubernur Tokyo,
Koike Yuriko
, Anies Baswedan mendapatkan amanah sebagai Wakil Ketua Dewan Pengarah
C40 Cities
.
"Kami berdua akan bekerja sama dengan Ketua Dewan Pengarah C40 Cities, Anne Hidalgo (Walikota Paris) dan para pemimpin kota C40 Cities lainnya dalam upaya pemulihan pasca pandemi COVID-19 dan menghadapi dampak perubahan iklim" papar Anies di akun Facebook miliknya.

C40 merupakan jaringan 97 kota besar dunia, merepresentasikan 700 juta penduduknya, dan kira-kira seperempat dari perekonomian dunia. Dengan kolaborasi dan inovasi, para pemimpin kota C40 berkomitmen untuk mewujudkan Perjanjian Paris dan menekan kenaikan temperatur global di bawah 1,5 derajat, melalui cara-cara ramah lingkungan dan berkeadilan.
Jakarta bangga menjadi bagian dari C40 dan berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan C40 untuk bekerja sama dengan kota-kota lainnya, mendorong kebijakan aksi iklim yang sesuai Perjanjian Paris. Apalagi dalam beberapa bulan terakhir pandemi ini, kita melihat banyak peluang kolaborasi dengan anak muda, sektor swasta, pemerintah pusat maupun lembaga swadaya masyarakat.
Pemprov DKI Jakarta
sendiri telah mencanangkan beberapa Kegiatan Strategis Daerah terkait transportasi, pengurangan sampah dan pengelolaan lingkungan yang berkontribusi pada pengendalian dampak perubahan iklim.

artikel asli
Share:

Saturday, 28 November 2020

Pemprov DKI Resmikan PLTS Pulau Sebira




Jakarta Rabu (25/11) merupakan hari bersejarah yang membahagiakan, Pulau Sebira dengan 160 keluarga akan memiliki listrik bukan hanya aman tetapi juga ramah lingkungan dengan beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Pulau Sebira.

Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (UID Jaya) meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Pulau Sebira berkapasitas daya sebesar 400 kilo Watt peak (KWp) dan diproyeksi dapat menghasilkan energi sebesar 1.200 kWh per hari. PLTS terbesar hybrid di Jakarta sekaligus menjadi kado ulang tahun Kabupaten Kepulauan Seribu yang baru merayakan 19 tahun. 

Ibukota Jakarta terdiri dari daratan dan kepulauan. Pulau Sebira adalah pulau terdepan ibu kota Jakarta, jaraknya dari pantai utara Jakarta 120 km, hampir sama dengan 2 kali jarak Jakarta - Bogor. Komitmen kami, warga Jakarta di mana pun tinggalnya harus mendapatkan akses yang sama atas fasilitas yang disediakan oleh pemerintah, ini indikator hadirnya keadilan sosial di Jakarta.

Hadirnya PLTS di Pulau Sebira ini mengirimkan pesan penting bukan hanya bagi warga Jakarta melainkan juga seluruh Indonesia. Karena jika wilayah kepulauan di Jakarta yang notabenenya dekat dengan Pemerintah Pusat seluruh fasilitasnya dapat dipenuhi, maka semangat ini juga dapat diwujudkan untuk memenuhi fasilitas wilayah Kepulauan lain di Indonesia.

Konektivitas kelistrikan yang menjadi tanggung jawab negara menjadi salah satu elemen penting bagi masyarakat kepulauan untuk meningkatkan taraf hidup, ekonomi, dan kesejahteraan mereka. Contohnya saja, dengan adanya listrik maka warga Pulau Sebira dapat mengakses cold storage yang membuat hasil tangkapan mereka dapat tetap segar sehingga meningkatkan nilai jual.

"Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan PLN Disjaya yang telah dituntaskan sesuai dengan rencana. InsyaAllah dirasakan manfaatnya, mudah-mudahan ke depan bisa lebih banyak lagi kolaborasi seperti di Pulau Sebira ini." Tutur Anis di halaman Facebook miliinya. 


Sumber: fp Anies Baswedan

Share:

Friday, 27 November 2020

Pemprov DKI Terima Medali EMAS Bhumandala Award

 


17 Januari 2018, Pemprov DKI Jakarta meluncurkan sebuah program namanya Jakarta Satu. Kita tegaskan sikap bahwa tiap bagian di DKI Jakarta tidak boleh lagi berjalan sendiri-sendiri. Harus terintegrasi itu prinsipnya, lalu diterjemahkan dalam narasi dan program: satu peta, satu data, satu kebijakan. Mengintegrasikan sehingga semua pengambilan keputusan mendasarkan kepada data. 


Alhamdulillah, malam ini inovasi Pemprov DKI Jakarta tersebut kembali meraih penghargaan pada Bhumandala Award – Penghargaan Simpul Jaringan Informasi Geospasial dari Badan Informasi Geospasial Republik Indonesia - BIG.


Provinsi DKI Jakarta berhasil meraih Bhumandala KANAKA (Medali Emas) dan serta Bhumandala KENCANA (Geoportal Terbaik) untuk kategori Provinsi.


Provinsi DKI Jakarta dinilai telah berhasil membangun Simpul Jaringan Informasi Geospasial dengan baik, aktif dan operasional, yaitu Jakarta Satu. Simpul Jaringan Informasi Geospasial DKI memanfaatkan data geospasial skala besar yang telah mengikuti sistem referensi geospasial nasional. Dengan adanya Jakarta Satu, data-data dari seluruh OPD akan terintegrasi dan dapat diakses langsung oleh Pemprov DKI Jakarta di dalam peta dasar tunggal.


Melalui Jakarta Satu, berbagai kebijakan yang diambil Pemprov DKI Jakarta  dapat dilakukan secara konsisten berdasarkan pada kesamaan data dan informasi. Jakarta Satu menjadi salah satu contoh perubahan menuju good governance sistematis.


Penghargaan ini memang yang menerima Gubernur, tetapi ini adalah hasil kerja kolektif. Teman-teman yang bekerja, ratusan orang yang berada di belakang layar mengimplementasikan visi JAKARTA SATU. Mereka tidak memegang langsung penghargaan ini, tetapi merekalah yang senyatanya bekerja mewujudkan apa yang kita sebut sebagai integrasi. Mereka-mereka yang bekerja dengan data biasanya bekerja dalam sunyi, memang tidak terlihat tapi dampaknya terasa.


Apresiasi atas kolaborasi berbagai OPD dalam Jakarta Satu, sehingga pertukaran data berjalan dengan lancar dan terbuka. Data yang digunakan bersama oleh OPD terbukti meningkatkan efisiensi pelaksanaan kegiatan perencanaan dan pemantauan pembangunan.


Termasuk dalam urusan mengatasi pandemi COVID-19, kita juga memanfaatkan informasi geospasial bisa dilihat di corona.jakarta.go.id. Di situ ada peta sebaran kasus. Itu semua bisa terjadi karena kita memiliki integrasi data lewat program Jakarta Satu. Jadi kami merasa sangat bersyukur bahwa ini semua bisa berjalan lewat kolaborasi.


Kami berterima kasih atas dukungan, bimbingan dari Badan Informasi Geospasial selama ini. Kami berharap ke depan, insyaAllah bisa mengembangkan ini lebih jauh lagi.


Sumber: FP Anies Baswedan

Share:

Monday, 1 January 2018

Banyak di Protes Masyarakat, Perda Miras Akan di Batalkan


Setelah menuai banyak polemik di masyarakat dan  media sosial terkait Perda Aturan Retribusi Tempat Penjualan Minuman Berarkohol yang di sahkah pada Kamis (28/12/2017), pihak Pemerintah Kabupaten Majene berencana membatalkan Perda tersebut. hal ini disampaikan oleh ketua DPRD Kabupaten Majene Darmansyah melalui akun facebooknya yang diunggah pada hari senin (01/01/2018).
Rencana pembatalan Perda tersebut juga karena mempertimbangkan saran dan masukan dari berbagai tokoh  masyarakat yang menganggap peraturan tersebut tidak sesuai dengan nila-nilai yang ada di masyarakat. berikut pernyataannya:

Oleh: Darmansyah
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Setelah menerima beberapa saran dan masukan, khususnya dari DPC PDI Perjuangan kabupaten Majene, Pimpinan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene, Majelis Ulama Indonesia (MUI) kabupaten Majene, Dewan Masjid Indonesia kabupaten Majene, Forum Kerukunan Antar Ummat Beragama (FKUB) kabupaten Majene, dan beberapa saran dan masukan dari tokoh masyarakat - maka pimpinan daerah (bupati) Majene yang disampaikan kepada ketua DPRD kabupaten Majene mengambil kesimpulan sebagai berikut:

1. Untuk menghindari keresahan di masyarakat dan polemik yang tidak berkesudahan di media sosial serta untuk menghindari fitna, maka Pemerintah daerah kabupaten Majene akan membatalkan Perda Tentang Retribusi Tempat Penjualan Minuman Beralkohol.
2. Pembatalan Perda sebagaimana dimaksud pada angka (1) di atas berdasarkan pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (PERMENDAGRI) No. 80 tahun 2015 Tentang Produk Hukum Daerah pada Pasal 141 - 156.
Demikian untuk dimaklumi terima kasih.
Majene, 1 Januari 2018


Share:

Saturday, 4 November 2017

Ust Felix Siauw: Tentang Fitnah Dan Tuduhan Kajian Di Bangil


Dua hari sebelum acara di Bangil, saya sudah mendapat kabar ada ormas yang melaporkan saya ke polisi. Alasannya klasik, tuduhan dan fitnah, anti-NKRI, anti-Pancasila
Lebih lucu lagi, yang diangkat ormas yang melabeli diri paling toleran dan paling NKRI ini, saya ditolak karena pentolan HTI, padahal HTI sudah dibubarkan penguasa
Sehari setelahnya, saya mendapat kabar dari panitia, semua sudah clear. Pertemuan tokoh agama, bupati, dan pejabat terkait, memastikan acara kajian tetap berjalan
Maka saya pun berangkat ke tempat acara di hari Sabtu 04/11, sampai di Masjid Manarul Islam Bangil jam 08.00 dan ternyata disitu sudah dinanti oleh banyak sekali polisi
Ketika panitia menghantarkan sarapan, Kapolres Pasuruan memperkenalkan diri pada saya dan langsung meminta saya untuk diamankan di polres pasuruan
Saya bingung, tak memahami apapun, lalu bertanya kenapa? Polisi beralasan saya tidak mau menandatangani surat pernyataan sebagaimana disepakati
Lalu saya bertanya, lebih bingung. "Siapa yang menyepakati? Siapa yang membuat kesepakatan? Apa isi suratnya? Saya sama sekali tidak memahami hal itu
Ternyata polisi mengatakan bahwa ia ditekan ormas tertentu, yang meminta 3 pernyataan dari saya:
1) Mengakui ideologi Pancasila sebagai ideologi tunggal NKRI
2) Tidak akan menyebarkan ideologi Khilafah
3) Menyatakan keluar dari Hizbut Tahrir Indonesia

Bagi saya ini jelas-jelas sebuah jebakan, dan juga penghinaan. Sebab jika saya menandatangani, sama saja saya mengaku bahwa semua yang dituduhkan pada saya benar adanya
Lebih jauh lagi, siapa mereka hingga saya harus membuktikan sesuatu dengan surat pernyataan bermaterai? Belum lagi diksi pernyataannya yang sarat kesalahan
Sungguh lucu, memberikan kajian di Masjid sekarang perlu syarat 3 diatas, bukan lagi standarnya benar dalam menyiarkan Islam, bukan lagi sesuai dengan Al-Quran dan As-Sunnah
Tidak pula mau berdiskusi ilmiah, tidak juga menunjukkan cara yang intelek, tapi aksi di Masjid dengan kata-kata kotor dan juga sumpah serapah, naudzubillahi min dzalik
Felix Siauw 
Share:

Friday, 3 November 2017

Kedekatan Anies dengan Warga Miskin Jakarta


"Bertukar gagasan penataan kampung dengan teman-teman Jaringan Rakyat Miskin Kota. Hari ini kita memulai sebuah proses rembukan dengan warga. Terima kasih teman-teman yang sudah memfasilitasi pertemuan ini. Pentingnya ke depan pembangunan Jakarta ini dengan gotong royong. Ini jangan dijadikan pertemuan pamungkas, ini pertemuan pertama. Kita akan melihat masalah dari berbagai perspektif, baru kita lanjutkan ke pembuatan kebijakan" 
kutipan diatas adalah pernyataan gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di laman fanspage Anies Baswedan yang diposting pada Rabu/11/2017 lalu.  dalam kutipan itu diserta dengan foto-foto bagaimana kedekatan Anies dengan masyarakat Jakarta dalam pertemuan dengan Jaringan Rakyat Miskin Kota. berikut foto-fotonya:




menanggapi foto tersebut, netizenpun tidak ketinggalan untuk berkomentar melihat kedekatan dan keakraban tersebut.

Share:

Wednesday, 25 October 2017

Sambangi Kediaman B.J. Habibie, Anies Sandi diberi Jeket Bomber


image source

Gubernur DKI JakartaAnies Baswedan bersama dengan wakil gubernur Sandiaga Uno menyambangi kediaman Presiden RI ke 3 B.J. Habibie pada Rabu/25/17. kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka memohon doa restu sekaligus berdiskusi dengan mantan presiden yang terkenal sebgaia seorang Ilmuwan pemegang 46 hak paten di bidang Aeronautika tersebut. dalam pertemuan itu Habibie tidak lupa berpesan kepada gubernur dan wakil gubernur yang baru dilantik ini untuk terus memperhatikan pengembangan sumber daya manusia.  berikut pernyataan yang kami kutip dari Fanspage  Anies Baswedan berikut ini:
Hari ini bersama Bang Sandiaga Salahuddin Uno menyambangi kediaman Presiden RI ke-3, B.J. Habibie, untuk memohon doa restu dan berdiskusi. Pada kesempatan tersebut, Pak Habibie ingatkan agar kami terus memperhatikan pengembangan sumber daya manusia, yang juga sudah menjadi prioritas kami.
Pak Habibie lalu memberikan jaket bomber milik penggalangan dana pesawat R80. Pesawat R80 murni buatan Indonesia, dan beliau adalah arsiteknya. Penggalangan dana dilakukan agar kita yang sudah berbangga juga dapat turut serta mendukung kebangkitan teknologi di negeri ini.
image source
 Postingan ini sontak mengundang reaksi warganet yang salut melihat  melihat keakraban anatara Anies Sandi dengan presiden ke-3 RI tersebut.
Share:

Wednesday, 4 October 2017

Viral, Surat balasan Presiden Soeharto kepada Seorang anak di Bone pada tahun 1996



Sebuah surat sempat viral beberapa hari yang lalu di media sosial. surat ini tentunya bukan surat biasa, surat yang bernomor B-206/Setneg/D/III/1996 ini adalah merupakan surat balasan presiden kedua Republik Indonesia Soeharto kepada seorang anak perempuan yang bernama Santi di Kecamatan Sibulue Kotif Bone, Sulawesi Selatan. surat ini sendiri dikirim kepada Santi pada tanggal 27 Maret tahun 1996 yang merupakan surat balasan yang pernah dikirimkan oleh Santi kepada Presiden Soharto pada tanggal 21 Desember 1995.
Bersama dengan surat itu juga Presiden Soeharto mengirimkan fotonya beserta dengan keluarga lengkap dengan tanda tangan serta sepuluh lembar perangko bekas dalam dan luar negeri. ternyata hadiah itu adalah sebagai kenang-kenangan ulang tahun Santi dari Presiden. seperti apa isi suratnya?

foto ini viral, kami kesulitan mencantumkan sumber pertamanya

Sepertinya anak ini adalah salah satu anak yang beruntung mendapat surat balasan dari seorang presiden, terlebih lagi dengan tambahan hadiah kenang-kenangan untuk ulang tahunnya. dalam surat ini juga presiden Soeharto berpesan kepada Santi agar rajin belajar...
Share:

Sunday, 1 October 2017

Terbentuk 3 halaqah, Mahasiswa Peserta TM LDK Al-Qalam USB Siap Tarbiyah


MAJENE – Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Al-Qalam Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) sukses menyelenggarakan Training motivasi dengan tema ‘Menyongsong Generasi Gemilang dengan Cahaya Alquran’ di Gedung Tasha Center Majene, pada Ahad (1/10) siang tadi.
Training Motivasi ini dibuka secara resmi oleh Umar Sahab, selaku pembina LDK Al-Qalam Unsulbar.
“Salah satu kegiatan yg harus ada setiap bulannya agar mahasiswa khususnya di Unsulbar mempunyai benteng Iman dan batasan pergaulan” tutur dosen jurusan Bahasa Inggris Unsulbar ini.
Kegiatan ini menghadirkan tiga materi yakni Hakikat dan Hikmah Kehidupan oleh Ustadz Muslimin, Gaul dengan Alquran oleh Ustadz Umar Masyhud, dan Mulia Menuntut Ilmu oleh Ustadz Supardi.
Wawan Saputra, selaku panitia pelaksana Training mengatakan bahwa seluruh peserta yang hadir berjumlah 30 orang dan selanjutnya akan mengikuti follow up kegiatan.
“Alhamdulillah terbentuk tiga halaqah, kesemuanya akan mengikuti belajar islam pekanan yang akan dilaksanakan rutin” tambah mahasiswa Biologi Unsulbar ini. (*rh)
LIDMI Sul-Bar
Share:

Waspada PKI di kampus, LDK di UNM gelar Nobar film G30S/PKI




MAKASSAR –Mewaspadai penyebaran paham komunis, terkhusus bangkitnya kembali Partai Komunis Indonesia (PKI), Lembaga Dakwah Kampus Forum Studi Islam Raudhatul Ilmi Universitas Negeri Makassar (LDK FSI RI UNM) menyelenggarakan nonton bersama (nobar) film pemberontakan Gerakan 30 September (G30S)/ PKI, dengan tema mengingat sejarah kelam tragedi G30S/PKI.
Nobar dilaksanakan sederhana di pekarangan masjid kampus Ulil Albab UNM mulai pukul 21.30 sampai selesai yang dihadiri puluhan mahasiswa dan petugas keamanan kampus, pada Sabtu (30/9).
Zulkifli Tri Darmawan, selaku staff departemen Hubungan Masyarakat FSI RI UNM, mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk mengingatkan mahasiswa akan bahaya laten komunis.
“kita mencoba mengambil hikmah tentang sejarah kelam itu untuk dijadikan pembelajaran kedepannya” tambah Zulkifli.
Senada dengan itu, Rustam Hafid, selaku ketua pengurus masjid kampus Ulil Albab UNM mengatakan sangat mendukung penyelenggaraaan nobar ini.
“Kami sudah mendapatkan izin dari birokrasi kampus sebelumnya, yakni Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan UNM” ujar mahasiswa Jurusan Fisika ini.
Pada hari ahad (1/8), LDK FSI RI UNM akan mengadakan Kajian Kotemporer membahas Bahaya Syiah dan Komunis di tempat yang sama yang akan dirangkaikan dengan buka bersama puasa Asyura. (*rh)

artikel asli: LIDMI
Share:

Monday, 11 September 2017

Innalillahi wainna ilaihi raji'un. Prof. Muris, salah satu putera terbaik Sulawesi Barat wafat


Innalillahi wainna ilaihi rajiun, kabar duka datang dari tanah Mandar,  Selasa (12/9/2017).
Sala seorang putra terbaik Sulawesi Barat yang juga Ketua Prodi Fisika Pascasarjana UNM, Prof Dr Muris telah berpulang kepangkuan Ilahi.  Informasi ini telah beredar luas di media sosial sejak selasa,  12/9/17. Salah satunya adalah postingan salah satu kerabat beliau.  Abu Khaula Alfiadi

"Salah Seorng Putra Terbaik Sulbar Berpulang Kerahmatullah
Persiapan penyelenggaraan jenazah Prof.Dr Muris (52 th) Putra Terbaik sulbar dibidang SAINS FISIKA. Berikut RIWAYAT HIDUP singkat beliau semoga ALLAH MERAHMATINYA.
SD TINGGAS
SMP SOMBA
SMU 1 MJENE
IKIP UJUNG PANDANG
 S2 S3 di Francis sebagai utusan UNM
Saat meninggal Beliau masih
Dosen di fakultas FMIPA UNM
GURU BESAR DI PASCA UNM
Meninggalkan 1 org istri
1 org anak laki
3 anak perempuan
ada info yg sy dengar tadi bahwa bapak bupati dan wakil bupati majene akan hadir di acara pemakaman beliau
Semoga ALLAH MEMBALAS JASA2 BELIAU DAN MENERIMA SELURUH AMAL BAIK BELIAU. MENGAMPUNI DAN MENEMPATKAN BELIAU DISURGANYA... " 
Selain dikenal sebagai Fisikawan,  Prof. Muris juga pernah menjadi pembina  Forum Ukhuwah Mahasiswa Islam (FUMI),  Sebuah forum mahasiswa Sulawesi Barat yang ada di Makassar.
 Prof Muris meninggal disalah satu rumah sakit yang ada di Makassar diusianya yang ke-53 tahun. Almarhum rencananya dikebumikan di kampung halamannya, Somba, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulbar
Share:

Thursday, 24 August 2017

Insiden bendera terbalik di SEA GAMES, Ini nasehat penting Erdogan


Insiden bendera terbalik di Sea Games 2017 di Kuala Lumpur ternyata menarik perhatian Erdogan. Presiden yang dikenal tegas ini mengeluarkan komentar yang dahsyat.
Ia mengatakan, Malaysia dan Indonesia harus hidup rukun sebagai saudara serumpun. Terlebih kedua negara tersebut adalah pilar negara muslim di kawasan Asia Tenggara.
"Indonesia, Malaysia dan Brunei adalah 3 negara yang penduduknya mayoritas muslim di Asia Tenggara, yang masuk dalam bidikan Amerika dan sekutunya. Kaum kafir seperti mereka akan melakukan segala cara demi mencapai cita-cita," tegas Erdogan.

Kekhawatiran Erdogan bukan tanpa alasan. Pangkalan militer Amerika Serikat sudah mengepung Indonesia, Malaysia dan Brunei.

"Insiden bendera terbalik hendaknya diselesaikan secara kekeluargaan. Jangan sampai kalian menjadi seperti negara-negara Arab yang kini mudah di adu domba Amerika dan kroni-kroninya. Ingat, pangkalan militer Amerika sudah mengepung kalian," sambung Erdogan.

Seperti diketahui, Erdogan dikenal sangat aktif dalam upaya mempersatukan negara-negara Islam di dunia.

Nasehat Erdogan ini berdasarkan data dokumen rahasia NSA yang terbongkar baru-baru ini. Di dalam dokumen tersebut, dipaparkan secara gamblang apa-apa saja yang sudah dilakukan pasukan khusus AS dan sekutunya di Asia Tenggara.

Artikel Asli
Share:

Saturday, 19 August 2017

Heboh Paskibraka Mamuju!! honor 100 ribu. Makanan kiriman orang tua juga di palak


MAMUJU. Akun facebook Perwitasari Rakhmat, menulis status di berandanya yang mempertanyakan honor paskibra Mamuju hanya Rp 100 ribu. 
Tampaknya, Perwitasari keluarga seorang anggota Paskibra Mamuju 2017.
Tak hanya honor yang ia keluhkan.
Ia juga sangat menyesalkan tindakan panitia paskibra yang terkesan tidak bertanggungjawab dalam mengurus para paskibra.

"Helm yang sempat terbawa oleh paskibra yang boncengan temannya katanya dak usah dibwa kembali kerumah. Nanti disimpan panitia (red). Selesai tugasnya jadi Paskibra, hendak pulang dan tidak lupa meminta helmnya. Dengan entengnya panitia bilang hilang dan tidak ada yg mau bertanggung jawab," kesalnya.
Ia juga mempertanyakan sikap panitia karena selama paskibra di karantina orangtua dan saudara dari Paskibra yang datang bawa makanan, buah dan cemilan untuk anaknya tidak ada yang sampai.
"Kalau memang dak boleh, kenapa panitia ambil dengan bilang nanti disampaikan. Woii...komakan itu haramm nah," jelasnya dalam akun fecebook tersebut.
"Heran... beginikah tanggung jawab kalian??? Hey kalian, mana semua itu tanggung jawabmu hah???
Cari untungko kah??? Kutauko semua nah...bagus saya lapor dimanako???", tulisnya lagi
"Luar biasaaaaaa perbuatanmu semua. Tadinya kita bangga liat semangatnya Paskibra yang walaupun dalam proses pelatihan mereka banyak kekurangan, salah satunya kostum utk latihan dak ada sama sekali. Tapi kalau begini kenyataannya kebanggaan berubah jadi kekecewaan. Kasian penerus berikutnya takutnya dak ada lagi yang mau jadi Paskibra," tulis Perwitasari.
Share:

Wednesday, 16 August 2017

Kata putri Gus Dur, Ful Day School bukan konflik NU-Muhammadiyah


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan menerapkan kebijakan penguatan karakter lewat sekolah lima hari. Namun, rencana itu mendapat hambatan salah satunya dari Nadhlatul Ulama (NU).

Anak dari Presiden keempat Indonesia Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid menegaskan bahwa penolakan Nahdlatul Ulama terhadap lima hari sekolah bukan karena Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhajdir Effendy berasal dari kalangan Muhammadiyah.

Yenny mengutarakan hal tersebut agar asumsi masyarakat tentang pertentangan antara NU-Muhammadiyah terkait tidak berlanjut.

"Ini bukan soal NU dan Muhammadiyah," kata Yenny usai membicarakan program lima hari sekolah dengan Muhadjir di kantor Kemdikbud, Jakarta, Selasa (15/8).

Yenny menjanjikan dirinya pun bakal membantu menjelaskan program penguatan karakter dalam lima hari sekolah yang digagas Muhadjir kepada warga NU.

Yenny mengutarakan hal tersebut usai membicarakan program penguatan karakter dengan Muhadjir.

"Dalam waktu dekat saya akan telepon-teleponan Dengan sekjen (NU)," tutur Yenny.

Yenny menjelaskan ayahnya telah mengukir sejarah dengan membuat hubungan NU dan Muhammadiyah menjadi lebih dekat. Yenny menceritakan, kala itu ayahnya dan tokoh Muhammadiyah, Ahmad Syafi'i Maarif berhasil mempererat hubungan kedua kelompok setelah mengalami kerenggangan selama Orde Baru.

Oleh karenanya, asumsi tentang adanya pertentangan antara NU dan Muhammadiyah terkait program yang digagas Muhadjir itu tidak benar.

"Tentunya semua punya tugas sejarah melanjutkan tradisi yang sudah dimulai Gus Dur dan Buya Syafi'i," lanjut Yenny.

Salah Paham

Yenny mengamini bahwa selama ini NU menolak program penguatan pendidikan karakter yang diikuti dengan penambahan jam belajar siswa di sekolah, yakni menjadi delapan jam.

Penambahan jam belajar tersebut dinilai terlalu menyita waktu. Hal itu pun dikhawatirkan siswa tidak dapat mengikuti madrasah diniyah yang notabene dilakukan usai jam sekolah yang berlaku selama ini.

Yenny menilai aksi-aksi penolakan tersebut merupakan buah dari kesalahpahaman. Setelah bertemu dengan Muhadjir, dia menjelaskan delapan jam yang dimaksud tidak berlaku untuk siswa, melainkan untuk guru. Selain itu, lanjut Yenny, setiap sekolah pun tidak diwajibkan menerapkan program tersebut.

"Jadi anak yang mau sekolah madrasah diniyah masih ada cukup waktu," ujar Yenny yang juga mendapat keternagan bahwa madrasa diniyah bisa bekerja sama dengan sekolah.

Salah satunya, siswa yang ikut madrasah bisa mendapat nilai tambahan dan masuk ke dalam penilaian di sekolahnya.

Yenny menyambut baik hal itu karena selama ini madrasah diniyah cenderung bersifat informal atau di luar sekolah.

"Dalam segi penguatan karakter, selama ini madrasah diniyah memang banyak berkontribusi. Nah sekarang sudah ada komitmen dari Kemdikbud untuk berkoordinasi dengan madin-madin yang ada," kata Yenny.

Yenny lalu memberi penjelasan mengenai kegiatan delapan jam yang berlaku untuk guru. Menurutnya, itu baik karena dapat membantu guru mendapatkan tunjangan profesinya. 

"Jadi guru yang selama ini jam kerjanya kurang sehingga tidak mendapat tunjangan profesi. [Lewat kebijakan] Itu jadi bisa mendapat tunjangan. Dalam hal ini kesejahteraan guru menjadi lebih terperhatikan," kata Yenny.

Dalam penambahan jam kerja itu, guru dapat mengisinya dengan ikut pelatihan-pelatihan, menyiapkan bahan ajar, dan membimbing siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler. Guru pun dapat mengisi waktu tersebut untuk mengevaluasi sikap siswanya dari hari ke hari.

"Misalnya kalau ada yang kena pengaruh radikalisme gurunya bisa langsung tahu, bisa langsung mendeteksi," ujar Yenny.

Share:

Tuesday, 15 August 2017

Akhirnya, Erdogan mengganti foto Kemal Ataturk dengan foto Sultan Al-Fatih


Presiden Recep Tayyip Erdogan kembali menjadi pembicaraan hangat di dunia maya setelah orang no 1 di Turki ini mengganti foto pendiri negara Republik Turki, Mustafa Kemal Ataturk, di ruang kerjanya.
Dalam postingan kantor berita Aljazera Live Mesir dari Turki yang diterbitkan di laman jejaring sosial Facebook pada 10 Januari lalu, Erdogan mengganti foto Mustafa Kemal Ataturk dengan gambar Sultan Muhammad al Fatih yang berhasil menaklukan Konstantinopel.
Banyak pujian yang dilontarkan pengguna media sosial Facebook kepada Erdogan yang dengan berani mengganti simbol pendiri Republik Turki tersebut.
Sebelumnya pada hari Senin (12/01) dalam sambutan kunjungan Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Erdogan juga mengganti baju seragam pengawal istana negara dengan seragam kekaisaran Ottoman

Artaturk adalah orang yang bertanggung jawab meruntuhkan Khilafah Islam -Turki pada tahun 1343H (1924M).Dia dilahirkan pada tahun 1299H (1880M) di kota Salonika, Yunani yang ketika itu merupakan taklukan Khilafah Utsmani. 
Dalam sejarah, Islam pernah menaklukkan benua Eropa. Siapa sangka salah satu dari Panglima Perang saat itu adalah seorang pemuda yang sangat saleh, berusia 21 tahun, yang bernama Sultan Muhammad Al Fatih (30 Maret 1432 – 3 Mei 1481) . Ia merupakan seorang sultan Turki Utsmani yang menaklukkan Kekaisaran Romawi Timur. Mempunyai kepakaran dalam bidang ketentaraan, sains, matematika & menguasai 6 bahasa saat berumur 21 tahun.
Keberadaan Muhammad Al-Fatih ini pun telah diprediksi oleh Rasulullah SAW dalam sabdanya: “Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.” [H.R. Ahmad bin Hanbal Al-Musnad 4/335].

Share: