Saturday, 26 September 2020

SEBAB UTAMA TERJADINYA PROBLEMATIKA UMMAT



Jika dikaji, diantara sebab-sebab terjadinya problematika ummat islam maka kita akan menemukan sebab yang paling utama, artinya akar dari munculnya sebab-sebab yang lain yakni jauhnya ummat islam dari kitabullah dan sunnah-sunnah Rasulullullah shallallahu ‘alaihi wasalla

 Q.S Az-zukhruf:36-37

36.  Maka bagi Allah-lah segala puji, Tuhan langit dan Tuhan bumi, Tuhan semesta alam.

37.  Dan bagi-Nyalah keagungan di langit dan bumi, dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam

Artinya “Sesungguhnya  Allah mengangkat derajat suatu kaum dengan al-qur’an dan merendahkan kaum yang lain dengan al-qur’an”. (Hadits riawayat muslim, ibnu majah, ahmad dan ad-darii).

Kunci kejayaan / kemuliyaan ummat-ummat terdahulu itu adalah perhatian mereka terhadap Al-qur’an dan sunnah tapi sekarang ini dengan kemajuan teknologi, kedudukan sunnah dikaburkan seolah-olah kita bisa merubah keaadaan, kita bisa jaya bukan dari al-qur’an tapi dari ekonomi, politik dan pendidikan, bukan pendidikan yang shahih bukan pendidikan yang integral yang mendidik seluruh aspek tetapi pendidikan yang hanya mementingkan dunia, inilah yang saat ini paling banyak dipropagandakan kalau mau ummat islam tidak terbelakang kuasai ekonomi maka dia sibuk bergelut dalam masalah ekonomi sampai hasilnya adalah cinta dunia dan jadi orang yang materialis. Kita harus berpartai politik, harus menguasai teknologi lalu kemudian melupakan apa yang menjayakan ummat islam terdahulu. Kalau pola pikir sudah begini, maka tunggulah kehancuran ummat islam karena itu sederhana, kita mencarikan jalan keluar atau solusi yakni kembali kepada Al-qur’an dan as-sunnah sebagaimana hadits tadi. “Sesungguhnya  Allah mengangkat derajat suatu kaum dengan al-qur’an dan merendahkan kaum yang lain dengan al-qur’an”. (Hadits riwayat muslim, ibnu majah, ahmad dan ad-darii).

Siapa lagi perkatan yang paling benar selain perkataan Allah dan RasulNya. Ini sudah menjadi konsep yang jelas tekstual dan kontekstual. Dan bagaimana caranya kembali kepada Al-qur’an dan As-sunnah? kalau tidak mendalami QS.Al Jumu’ah ayat 2:

 

“ Dia-lah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan mereka Kitab dan hikmah (As Sunnah). dan Sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata,”

Dan mendalami sirah Rasulullah maka kita akan menemukan bahwa konsep kembali kepada al-qur’an dan As-sunnah itu adalah Attarbiyah al islamiyah. Tarbiyah islamiyah yang kontinyu dan berkalnjutan dan tidak pernah terputus hingga datangnya hari kiamat.

Solusi inilah yang diharapakan melahirkan Rijal atau kader-kader yang Rabbani karena kader yang Rabbani inilah yang memiliki peranan yang sangat menentukan sesudah takdir dan konsep Allah dalam memenangkan dan menjayakan ummat islam.

Share:

0 komentar:

Post a comment