Klik disini

Wednesday, 23 December 2020

DKI Jakarta Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2020

 

Jakarta kota digital!

Alhamdulillah, DKI Jakarta kembali meraih penghargaan, kali ini dari TOP Digital Awards 2020 pada hari Selasa (22/12). Kita memenangkan penghargaan untuk tiga kategori, yaitu Top Digital Implementation 2020 on Province Government Level Stars 5, Top Digital Transformation Readiness 2020 dan Top Leader on Digital Implementation 2020.

Kami bersyukur dan berterima kasih atas penghargaan Top Digital Awards 2020 kepada Pemprov DKI Jakarta. Ini merupakan hasil dari kerja kolosal dan kolaborasi banyak pihak di balik layar yang terlibat dalam membangun ekosistem digital Jakarta.

Kita semua menyadari bahwa adanya pandemi dan krisis yang kita rasakan ini sesungguhnya adalah perubahan yang dipercepat. Alat yang biasa kita gunakan sehari-hari kini dimanfaatkan secara optimal dalam komunikasi jarak jauh untuk mencegah penularan. Transformasi digital terjadi di mana-mana dan itu artinya kita harus siap mengantisipasi perubahan tersebut. 

Kami di DKI Jakarta membangun super-app JAKI, Jakarta Kini untuk meintegrasikan seluruh data yang kami miliki dalam satu aplikasi digital yang dapat diakses di mana saja-kapan saja.

Kami juga meluncurkan program JakWIFI agar seluruh kegiatan yang kini mengandalkan koneksi internet dapat terjangkau oleh seluruh masyarakat

Di sisi lain, transformasi digital juga kami lakukan di dalam jajaran agar sistem administrasi birokrasi dapat lebih mudah, lebih cepat dan mengedepankan prinsip good governance seperti transparan dan akuntabel.

Ke depan, transformasi digital akan terus kami lakukan dengan kebijakan berbasis kolaborasi. Kami ingin melibatkan seluruh masyarakat yang memiliki ide, gagasan, inovasi terbaik untuk berpartisipasi aktif dalam membangun kota Jakarta. Sehingga visi untuk Jakarta yang maju kotanya dan bahagia warganya adalah visi bersama yang dicapai bersama-sama.



Sumber: fp Anies Baswedan

Share:

Saturday, 5 December 2020

ALAMI PENUAAN DINI LANGKA, BALITA 4 TAHUN SEPERTI 80an TAHUN


 

Pasangan muda Lovelu Hossain dan Tripti Khatun dari ini melahirkan bayi mungil yang tampan 4 tahun lalu dengan nama Bayezid Hossain di Magura bangladesh. Tampak seperti bayi pada umumnya yang lucu dan tampan serta sehat tidak kurang suatu apa. Hingga 3 bulan kemudian mulai terjadi hal yang sangat tidak diinginkan.

Memasuki usia 3 bulan mulai tampak ada yang aneh pada pertumbuhannya.Sebuah penyakit kulit penuaan Dini yang sangat langka menyerang bayi mungil ini. Kulitnya yang awalnya lembut berangsur menjadi layu dan seperti kulit orang tua saja meskipun usia sesungguhnya masih balita.

Penyakit Penuaan Dini yang disinyalir lebih dari 8 kali lipat percepatannya membuat kulitnya mendadak keriput, kering dan tidak seperti kulit Bayi pada umumnya. Wajahnya yang imut-imut berubah cepat menjadi seperti wajah kakek-kakek yang berusia 80 tahun atau lebih. Hingga kini masih menjadi bahan penelitian para ahli medis di pemerintahan bangladesh tentang penyakit Penuaan Dini i yang langka ini.

Keluhan lain yang terjadi pada Bayezid Hossan ini adalah rasa sakit karena bengkak di bagian wajah dan beberapa anggota tubuh lainnya. Sendi-sendi pada tubuh Bayezid juga mengalami sakit seperti persendian orang tua pada umumnya. Selain itu Boyazid mengalami kesulitan dalam Buang Air Besar setiap saat.

Bahkan sejak usia 3 bulan dan sudah memiliki Gigi yang lengkap, itupun berangsur dengan cepat mengalami penuaan tulang sehingga saat ini di usia 4 tahun sudah hampir semua Giginya tanggal karena keropos dalam waktu cepat. Begitu yang diungkapkan dengan sangat sedih oleh Trpti Khatun ibu nya.

Diagnosa Dokter dalam kasus Penuaan Dini Boyazid ini sebagai penyakit Progeria. Sebuah Penyakit Penuaan Dini yang sangat langka dan paling berbahaya yang pernah ada. Analisa lain yang didapat dari kasus ini adalah, Anak-anak dengan kondisi seperti ini dianggap tidak akan bisa hidup lebih dari usia 13 tahun. Sungguh sangat mengharukan kisah yang dialami keluarga muda ini.

Sampai saat ini berjalan, belum dapat dipastikan apa saja yang menyebabkan Penyakit Penuaan Dini langka ini bisa menyerang anak-anak. Masih menjadi bahan penelitian bukan saja di negara bangladesh tetapi banyak dokter peneliti dari negara-negara maju lain yang datang untuk ikut ambil bagian dalam penelitian Boyazid ini. 

Selain Penyakit Penuaan Dini Progeria, Boyazid juga disinyalir memiliki bentuk Kutis Laxa yang merupakan gangguan jaringan ikat langka hingga menyebabkan kulit berkeriput, berlipat seperti menggantung dan akibat-akibat penuaan lainnya. Kepasrahan yang didapat dari keluarga ini sungguh sangat luar biasa, termasuk bagaimana Boyazid kecil hampir tidak pernah mengeluhkan kondisinya sekarang ini.

Sang Ayah, Hossain bahkan sebisanya tidak membahas penyakit ini kepada banyak orang lain. rasa canggung dan malunya dia tutupi dengan kebesaran hati untuk menerima semua kenyataan yang terjadi. Kebesaran ini yang selalu ia tularkan kepada istri tercintanya mengenai kekurangan buah hatinya Boyazid. Sangat memilukan melihat anak tercintanya tidak mendapatkan kesenangan seperti anak-anak pada umumnya.

Pada awal dulu penyakit Penuaan Dini ini berjalan, teman-teman kecil Boyazid merasa takut bermain dengannya, meskipun pada akhirnya mereka mengerti dengan sosialaisi bahwa penyakit ini tidak akan menular kepada kawan-kawannya. bahkan Boyazid juga sudah diterima dengan baik untuk masuk sekolah di usianya sekarang ini.

sumber

Share:

Anies Baswedan Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Dewan Pengarah C40 Cities



Bersama Gubernur Tokyo,
Koike Yuriko
, Anies Baswedan mendapatkan amanah sebagai Wakil Ketua Dewan Pengarah
C40 Cities
.
"Kami berdua akan bekerja sama dengan Ketua Dewan Pengarah C40 Cities, Anne Hidalgo (Walikota Paris) dan para pemimpin kota C40 Cities lainnya dalam upaya pemulihan pasca pandemi COVID-19 dan menghadapi dampak perubahan iklim" papar Anies di akun Facebook miliknya.

C40 merupakan jaringan 97 kota besar dunia, merepresentasikan 700 juta penduduknya, dan kira-kira seperempat dari perekonomian dunia. Dengan kolaborasi dan inovasi, para pemimpin kota C40 berkomitmen untuk mewujudkan Perjanjian Paris dan menekan kenaikan temperatur global di bawah 1,5 derajat, melalui cara-cara ramah lingkungan dan berkeadilan.
Jakarta bangga menjadi bagian dari C40 dan berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan C40 untuk bekerja sama dengan kota-kota lainnya, mendorong kebijakan aksi iklim yang sesuai Perjanjian Paris. Apalagi dalam beberapa bulan terakhir pandemi ini, kita melihat banyak peluang kolaborasi dengan anak muda, sektor swasta, pemerintah pusat maupun lembaga swadaya masyarakat.
Pemprov DKI Jakarta
sendiri telah mencanangkan beberapa Kegiatan Strategis Daerah terkait transportasi, pengurangan sampah dan pengelolaan lingkungan yang berkontribusi pada pengendalian dampak perubahan iklim.

artikel asli
Share:

Saturday, 28 November 2020

Pemprov DKI Resmikan PLTS Pulau Sebira




Jakarta Rabu (25/11) merupakan hari bersejarah yang membahagiakan, Pulau Sebira dengan 160 keluarga akan memiliki listrik bukan hanya aman tetapi juga ramah lingkungan dengan beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Pulau Sebira.

Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (UID Jaya) meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Pulau Sebira berkapasitas daya sebesar 400 kilo Watt peak (KWp) dan diproyeksi dapat menghasilkan energi sebesar 1.200 kWh per hari. PLTS terbesar hybrid di Jakarta sekaligus menjadi kado ulang tahun Kabupaten Kepulauan Seribu yang baru merayakan 19 tahun. 

Ibukota Jakarta terdiri dari daratan dan kepulauan. Pulau Sebira adalah pulau terdepan ibu kota Jakarta, jaraknya dari pantai utara Jakarta 120 km, hampir sama dengan 2 kali jarak Jakarta - Bogor. Komitmen kami, warga Jakarta di mana pun tinggalnya harus mendapatkan akses yang sama atas fasilitas yang disediakan oleh pemerintah, ini indikator hadirnya keadilan sosial di Jakarta.

Hadirnya PLTS di Pulau Sebira ini mengirimkan pesan penting bukan hanya bagi warga Jakarta melainkan juga seluruh Indonesia. Karena jika wilayah kepulauan di Jakarta yang notabenenya dekat dengan Pemerintah Pusat seluruh fasilitasnya dapat dipenuhi, maka semangat ini juga dapat diwujudkan untuk memenuhi fasilitas wilayah Kepulauan lain di Indonesia.

Konektivitas kelistrikan yang menjadi tanggung jawab negara menjadi salah satu elemen penting bagi masyarakat kepulauan untuk meningkatkan taraf hidup, ekonomi, dan kesejahteraan mereka. Contohnya saja, dengan adanya listrik maka warga Pulau Sebira dapat mengakses cold storage yang membuat hasil tangkapan mereka dapat tetap segar sehingga meningkatkan nilai jual.

"Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan PLN Disjaya yang telah dituntaskan sesuai dengan rencana. InsyaAllah dirasakan manfaatnya, mudah-mudahan ke depan bisa lebih banyak lagi kolaborasi seperti di Pulau Sebira ini." Tutur Anis di halaman Facebook miliinya. 


Sumber: fp Anies Baswedan

Share:

Friday, 27 November 2020

Pemprov DKI Terima Medali EMAS Bhumandala Award

 


17 Januari 2018, Pemprov DKI Jakarta meluncurkan sebuah program namanya Jakarta Satu. Kita tegaskan sikap bahwa tiap bagian di DKI Jakarta tidak boleh lagi berjalan sendiri-sendiri. Harus terintegrasi itu prinsipnya, lalu diterjemahkan dalam narasi dan program: satu peta, satu data, satu kebijakan. Mengintegrasikan sehingga semua pengambilan keputusan mendasarkan kepada data. 


Alhamdulillah, malam ini inovasi Pemprov DKI Jakarta tersebut kembali meraih penghargaan pada Bhumandala Award – Penghargaan Simpul Jaringan Informasi Geospasial dari Badan Informasi Geospasial Republik Indonesia - BIG.


Provinsi DKI Jakarta berhasil meraih Bhumandala KANAKA (Medali Emas) dan serta Bhumandala KENCANA (Geoportal Terbaik) untuk kategori Provinsi.


Provinsi DKI Jakarta dinilai telah berhasil membangun Simpul Jaringan Informasi Geospasial dengan baik, aktif dan operasional, yaitu Jakarta Satu. Simpul Jaringan Informasi Geospasial DKI memanfaatkan data geospasial skala besar yang telah mengikuti sistem referensi geospasial nasional. Dengan adanya Jakarta Satu, data-data dari seluruh OPD akan terintegrasi dan dapat diakses langsung oleh Pemprov DKI Jakarta di dalam peta dasar tunggal.


Melalui Jakarta Satu, berbagai kebijakan yang diambil Pemprov DKI Jakarta  dapat dilakukan secara konsisten berdasarkan pada kesamaan data dan informasi. Jakarta Satu menjadi salah satu contoh perubahan menuju good governance sistematis.


Penghargaan ini memang yang menerima Gubernur, tetapi ini adalah hasil kerja kolektif. Teman-teman yang bekerja, ratusan orang yang berada di belakang layar mengimplementasikan visi JAKARTA SATU. Mereka tidak memegang langsung penghargaan ini, tetapi merekalah yang senyatanya bekerja mewujudkan apa yang kita sebut sebagai integrasi. Mereka-mereka yang bekerja dengan data biasanya bekerja dalam sunyi, memang tidak terlihat tapi dampaknya terasa.


Apresiasi atas kolaborasi berbagai OPD dalam Jakarta Satu, sehingga pertukaran data berjalan dengan lancar dan terbuka. Data yang digunakan bersama oleh OPD terbukti meningkatkan efisiensi pelaksanaan kegiatan perencanaan dan pemantauan pembangunan.


Termasuk dalam urusan mengatasi pandemi COVID-19, kita juga memanfaatkan informasi geospasial bisa dilihat di corona.jakarta.go.id. Di situ ada peta sebaran kasus. Itu semua bisa terjadi karena kita memiliki integrasi data lewat program Jakarta Satu. Jadi kami merasa sangat bersyukur bahwa ini semua bisa berjalan lewat kolaborasi.


Kami berterima kasih atas dukungan, bimbingan dari Badan Informasi Geospasial selama ini. Kami berharap ke depan, insyaAllah bisa mengembangkan ini lebih jauh lagi.


Sumber: FP Anies Baswedan

Share:

Thursday, 8 October 2020

Dosa yang Membinasakan

 


Semua dosa ibarat racun bagi hati, serta factor yang menyebabkannya sakit dan rusak. Dialah yang membuat hati sakit dan keinginannya tidak sesuai dengan kehendak Allah . Bahaya dosa bagi hati, bagaikan bahaya racun bagi tubuh.

Ibnu Mubarak mengatakan:

“aku melihat dosa-dosa bisa mematikan hati

Kecanduan dosa menyebabkan hina

Sementara meninggalkan dosa menyebabkan hati hidup

Sebaik-baik perkara bagimu ialah meninggalkannya”

Perbuatan dosa memiliki pengaruh bahaya bagi hati dan tubuh baik di dunia maupun di akhirat yang hanya diketahui oleh Allah . tidak ada kejelakan dan penyakit di dunia dan akhirat, kecuali disebabkan dosa dan maksiat. Ibnu Qayyim al-jauziyah secara ringkas menguraikan, “apa yang menyebabkan bapak dan ibu kita Adam dan Hawa diusir dari surge, tempat segala kenikmatan, keindahan dan kesenangan menuju ke negeri tempat berbagai penyakit, kesedihan dan musibah (dunia)?”

Apa yang menyebabkan iblis diusir dari kerajaan langit, dilaknat dan diubah lahir dan bathinnya. Lalu perawakannya diubah menjadi yang paling buruk dan keji. Bathinnya jelek daripada perawakannya. Yang diubah menjadi jauh, rahkamt diunah menjadi laknat, indah diubah menjadi buruk, surge diubah menjadi neraka yang menyala-nyala?

Jadilah iblis hina sehina-hinanya dan jauh sejauh-jauhnya dihadapan Allah. Ia mendapatkan murka dari Rabb yang paling besar, lalu Dia membinasakannya., lantas iblis menjadi pemimpin bagi orang-orang fasik dan berdosa yang rela dipimpin olehnya. Kami senantiasa memohon perlindungan kepada-Mu ya Allah dari menentang perintahmu dan menerjang larangan-Mu.

Apa yang menyebabkan penduduk bumi tenggelam? Bahkan air sampai naik meneggelamkan puncak gunung? Apa yang menyebabkan kaum ‘Ad diterpa angina topan sehingga mencampakkan mereka/ mereka mati dimuka bumi ini, seolah-olah mereka batang kurma yang telah kering?

Apa yang menyebabkan teriakan pada kaum Tsamud hingga hati mereka terlepas dari lambung-lambung mereka dan mereka mati?

Apa yang menyebabkan desa-desa di Al-Luthiyah (kaum nabi Luth) musnah, sehingga para malaikat mendengar lolongan anjing mereka. Lalu, Dia membalikkan mereka, yang diatas menjadi dibawah dan menghancurkan mereka semua. Setelah itu mereka dilempari batu-batu  dari tanah liat yang kering. Maka lengkaplah siksaan yang ditimpakan kepada mereka yang belum pernah ditimpakan kepada ummat selain mereka. Hal itu sebagai contoh bagi orang orang zalim lainnya, jelas, siksaan itu tidak jauh dari orang-orang zalim lainnya.

Semua adzab tersebut tidak lain disebabkan oleh perbuatan dosa dan maksiat yang dianggap remeh dan mereka banggakan kepada satu dengan yang lainnya. Hingga Allah membuat mereka larut dan menikmati dosa tersebut sampai datangnya adzab yang pedih dan mengerikan tersebut

Share:

Wednesday, 7 October 2020

Menjadi Pelayan Allah ﷻ

 


Rasulullah pernah melakukan shalat hingga kedua kakinya bengkak. Ketika ditanya tentang hal itu beliau menjawab “tidak bolehkakh aku menjadi hamba yang bersyukur?”

Yahya bin Muadz berkata “barang siapa yang senang melayani Allah , segala sesuatu akan senang melayaninya, barang siapa matanya senang kepada Allah, setiap mata akan senang melihatnya.

Ibnu Mas’du pernah berkata kepada seseorang, “obatilah hatimu, karena tuntutan Allah kepada para hamba adalah kebaikan hati mereka”.

Maksudnya, keinginan dan tuntutan-Nya kepada mereka. Sementara itu,baiknya hati adalah dengan memenuhinya dengan kecintaan kepada Allah , barang siapayang cinta kepada Allah , ia akan senang melayaninya. Selanjutnya, pelayanannya kepada Allah akan menjadi energi hati dan makanan jiwanya. Seperti ungkapan seorang penyair:

Jadilah orang yang senang melayani Rabb mu

Karena orang orang yang jatuh cinta ialah pelayan bagi para kekasihnya

Ibnu Mubarak berkata:

Éngkau bermaksiat kepada Allah, tapi engkau mengharap cintanya

Sungguh sebuah perumpamaan yang indah

Bila cintamu jujur, niscaya engkau akan menaati-Nya

Karena orang yang jatuh cinta biasanya akan taat pada orang yang dicintainya

Kerinduan melayani Allah melebihi kerinduan orang lapar terhadap makanan dan minuman.apabila seorang hamba telah merasakan manisnya interaksi dengan Allah dengan melanggengkan ketaatan, ia akan cinta terhadap ketaatan. Sedikitpun ia tidak bisa lepas darinya.

Bila ia mendapati dirinya menganggur dan tidak melaksanakan ketaatan kepada Allah dadanya terasa sempit. Disamping itu, ia memperoleh motivasi dalam hatinya yang menyuruhnya u tuk berbuat taat kepada Allah.

Seorang wanita salaf berpetuah kepada anak-anaknya:

“biasakanlah diri kalian mencintai dan menaati Allah, sebab orang-orang bertakwa itu jinak (baca:senang) dengan ketaatan dan anggota badan mereka buas (baca:enggan) dengan selain ketaatan. Jika setan menawari maksiat kepada mereka, maksiat tersebut melewatinya sembari merasa malu karena mereka mengingkarinya”


sumber: buku tazkiyatun nafs (penyucian jiwa dalam islam - Dr Ahmad Farid

Share:

Monday, 5 October 2020

(Bag.1) Konsekwensi Syahadat Laa Ilaha illallah



 Pembahasan ini sangat penting karena ia merupakan konsekuensi dari syahadat “Laa Ilaaha Illallah”. Karena  yang menyatakan Laa Ilaha Illallah bukan hanya di mulut.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Man qaala Laa Ilaha Illallah hal min qalbihi” tidak dikatakan “man qaala Laa Ilaha Illallah dahalal jannah” karena Laa Ilaha Illallah itu bukan intaqu billisan faqad” tapi “ittiqadu fidhdhamir. Pengamalan dalam bentuk  syariat dan manhaj al haya. Di sini disebutkan “di antara”, jadi tidak disebutkan “semuanya”. Jadi, jika seseorang mengucapkan Laa Ilaha Illallah maka dituntut untuk memenuhi hal ini, jika tidak maka ada penyimpangan dari pemahamannya terhadap Laa Ilaha Illallah dan inilah yang perlu kita luruskan di tengah-tengah kaum muslimin.

Beberapa konsekuensi  syahadat “ Laa ilaaha illallah” :

1.        At Ta’ah

(QS. 5 : 7),  

Ketika kita menyatakan Laa Ilaha Illallah berarti konsekuensinya kita harus memberikan loyalitas mutlak, ketaatan mutlak kepada Allah. Berarti kita mengikrarkan bahwa ketaatan kita hanya ditujukan kepada Allah dan hanya karena Allah. Kita ibaratnya seperti prajurit di hadapan komandannya, yang selalu siap bahkan lebih daripada itu. 

2.        Tunduk dan patuh

QS. Al Baqarah : 116 , QS. Al An’am : 56

Ketika kita mengucapkan Laa Ilaha Illallah berarti kita mengikrarkan bahwa ketundukan kita hanya ditujukan kepada Allah semata.

3.        Raja’(Harap)

QS. Alam Nasyrah : 8, QS. At-Taubah : 18

Tidak ada yang kita harapkan kecuali Allah . Orang yang memahami makna Laa Ilaha Illallah adalah orang yang paling ikhlasdalam beribadah kepada Allah

4.        Khauf (takut)

QS. Al Baqarah : 40, Ali Imran: 175

Takut yang hanya boleh ditujukan kepada Allah adalah takut ta’abbudi, yaitu takut karena Kemaha Besaran Dzat-Nya.

5.        Tawakkal

QS. Al Mumtahanah : 4, Al Maidah:23. At Thalaq : 3

Rasulullah bersabda : ”Seandainya kalian bertawakkal kepada Allah dengan sesungguhnya, niscaya Allah akan membeerikan rezeki kepada kalian sebagaimana yang engkau butuhkan, bagaikan burung yang keluar tiap pagi dalam keadaan lapar dan pulang dalam keadaan perut yang buncit karena kenyang”.

Menyerahkan diri hanya kepada Allah. Banyaknya muncul kesyirikan ini diakibatkan hilangnya rasa tawakkal kapada Allah.

Contoh kesyirikan: bertawakkal kepada kemampuan sendiri.

6.        Do’a

QS. Al Mu’min:60

Do’a dalam artian meminta, banyaknya terjadi penyimpangan dalam hal do’a yang berkaitan dengan pengamalan syahadat Laa Ilaha Illallah banyaknya yang meminta sesuatu yang hanya dapat dikabulkan oleh Allah kepada orang lain.

PEMBAHASAN BERSAMBUNG
Share:

Wednesday, 30 September 2020

Khutbah Iblis yang Membuat Siapapun Tersentuh


Di akhirat nanti, setelah proses penghitungan (hisab) selesai, manusia terbagi dua kelompok. Allah memasukkan orang-orang beriman dan beramal saleh ke dalam surga, sedangkan orang-orang kafir dimasukkan ke dalam neraka.

Selesai hisab itu, Iblis la’natullahi ‘alaihi (makhluk yang dilaknat Allah) berpidato di hadapan kelompok penghuni neraka. Pidato Iblis itu diabadikan oleh Allah SWT di dalam Alquran, tepatnya Surat ke-14 (Ibrahim) ayat  22.

Khutbah tersebut disampaikan oleh Iblis kepada para pengikutnya pada saat yang sangat menegangkan…tatkala mereka pertama kali dimasukkan ke dalam neraka jahannam…tatkala mereka telah melihat api yang menyala-nyala yang siap membakar mereka…!!!

Khutbah tersebut…

Benar-benar masuk ke dalam hati para pengikut Iblis…,

Khutbah yang mengalirkan air mata mereka…

khutbah yang benar-benar telah menyadarkan mereka akan kesalahan-kesalahan mereka…

Khutbah yang menyadarkan mereka bahwasanya selama ini mereka hanya terpedaya oleh sang pemimpin…sang khotiib…Iblis la’natullah ‘alaihi

Allah menyebutkan khutbah Iblis yang sangat menyentuh tersebut:

وَقَالَ ٱلشَّيۡطَٰنُ لَمَّا قُضِيَ ٱلۡأَمۡرُ إِنَّ ٱللَّهَ وَعَدَكُمۡ وَعۡدَ ٱلۡحَقِّ وَوَعَدتُّكُمۡ فَأَخۡلَفۡتُكُمۡۖ وَمَا كَانَ لِيَ عَلَيۡكُم مِّن سُلۡطَٰنٍ إِلَّآ أَن دَعَوۡتُكُمۡ فَٱسۡتَجَبۡتُمۡ لِيۖ فَلَا تَلُومُونِي وَلُومُوٓاْ أَنفُسَكُمۖ مَّآ أَنَا۠ بِمُصۡرِخِكُمۡ وَمَآ أَنتُم بِمُصۡرِخِيَّ إِنِّي كَفَرۡتُ بِمَآ أَشۡرَكۡتُمُونِ مِن قَبۡلُۗ إِنَّ ٱلظَّٰلِمِينَ لَهُمۡ عَذَابٌ أَلِيمٞ  ٢٢

Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: "Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu". Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih. (QS: Ibrahim 22)

Demikianlah khutbah Iblis tersebut….setelah ia menggoda manusia…setelah menipu mereka…setelah menjerumuskan mereka dalam neraka…setelah tercapai cita-citanya…lalu…

·        Iapun berlepas diri dari para pengikutnya. Ia sama sekali tidak mau bertanggung jawab atas godaan-godaannya…

·        Bahkan ia sama sekali tidak mau disalahkan dan dicela…akan tetapi ia menyuruh mereka (para pengikutnya) untuk mencela diri mereka sendiri…

·        Bahkan ia mengaku sejak dulu kufur/ingkar terhadap kesyirikan yang dilakukan oleh pengikutnya…

Yang lebih menjadikan para pengikutnya tersentuh, Iblis menutup khutbahnya dengan menyatakan bahwa “Sesungguhnya orang-orang zalim mendapatkan siksaan yang pedih”…lalu Iblis menyebutkan tentang kenikmatan penduduk surga, yaitu orang-orang yang tidak mau menjadi pengikut Iblis…!!!

Sungguh kehinaan dan kesedihan yang tidak bisa terbayangkan dalam hati para penghuni neraka tatkala mendengar khutbah dari sang pemimpin…

Semoga Allah menjaga kita dari rayuan Iblis…jangan sampai kita termasuk dari orang-orang yang tersentuh karena kutbah Iblis ini….orang-orang yang tatkala di dunia tidak tersentuh oleh nasehat-nasehat, tidak tergerak hati mereka tatkala mendengar pengajian-pengajian dan khutbah-khutbah…hati mereka hanyalah tergerak dan tersentuh tatkala mendengar khutbah Iblis….wal’iyaadzu billah.

 #khutbah_iblis

Share:

Saturday, 26 September 2020

SEBAB UTAMA TERJADINYA PROBLEMATIKA UMMAT



Jika dikaji, diantara sebab-sebab terjadinya problematika ummat islam maka kita akan menemukan sebab yang paling utama, artinya akar dari munculnya sebab-sebab yang lain yakni jauhnya ummat islam dari kitabullah dan sunnah-sunnah Rasulullullah shallallahu ‘alaihi wasalla

 Q.S Az-zukhruf:36-37

36.  Maka bagi Allah-lah segala puji, Tuhan langit dan Tuhan bumi, Tuhan semesta alam.

37.  Dan bagi-Nyalah keagungan di langit dan bumi, dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam

Artinya “Sesungguhnya  Allah mengangkat derajat suatu kaum dengan al-qur’an dan merendahkan kaum yang lain dengan al-qur’an”. (Hadits riawayat muslim, ibnu majah, ahmad dan ad-darii).

Kunci kejayaan / kemuliyaan ummat-ummat terdahulu itu adalah perhatian mereka terhadap Al-qur’an dan sunnah tapi sekarang ini dengan kemajuan teknologi, kedudukan sunnah dikaburkan seolah-olah kita bisa merubah keaadaan, kita bisa jaya bukan dari al-qur’an tapi dari ekonomi, politik dan pendidikan, bukan pendidikan yang shahih bukan pendidikan yang integral yang mendidik seluruh aspek tetapi pendidikan yang hanya mementingkan dunia, inilah yang saat ini paling banyak dipropagandakan kalau mau ummat islam tidak terbelakang kuasai ekonomi maka dia sibuk bergelut dalam masalah ekonomi sampai hasilnya adalah cinta dunia dan jadi orang yang materialis. Kita harus berpartai politik, harus menguasai teknologi lalu kemudian melupakan apa yang menjayakan ummat islam terdahulu. Kalau pola pikir sudah begini, maka tunggulah kehancuran ummat islam karena itu sederhana, kita mencarikan jalan keluar atau solusi yakni kembali kepada Al-qur’an dan as-sunnah sebagaimana hadits tadi. “Sesungguhnya  Allah mengangkat derajat suatu kaum dengan al-qur’an dan merendahkan kaum yang lain dengan al-qur’an”. (Hadits riwayat muslim, ibnu majah, ahmad dan ad-darii).

Siapa lagi perkatan yang paling benar selain perkataan Allah dan RasulNya. Ini sudah menjadi konsep yang jelas tekstual dan kontekstual. Dan bagaimana caranya kembali kepada Al-qur’an dan As-sunnah? kalau tidak mendalami QS.Al Jumu’ah ayat 2:

 

“ Dia-lah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan mereka Kitab dan hikmah (As Sunnah). dan Sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata,”

Dan mendalami sirah Rasulullah maka kita akan menemukan bahwa konsep kembali kepada al-qur’an dan As-sunnah itu adalah Attarbiyah al islamiyah. Tarbiyah islamiyah yang kontinyu dan berkalnjutan dan tidak pernah terputus hingga datangnya hari kiamat.

Solusi inilah yang diharapakan melahirkan Rijal atau kader-kader yang Rabbani karena kader yang Rabbani inilah yang memiliki peranan yang sangat menentukan sesudah takdir dan konsep Allah dalam memenangkan dan menjayakan ummat islam.

Share:

Thursday, 17 September 2020

Sebab-Sebab Terjadinya Problematika Ummat Islam



1.      Sebab Internal
Sebab Internal adalah sebab yang berasal dari dalam tubuh kita sendiri artinya yakni kelemahan ummat islam. Tidak komitmen dalam agama saat ini komitmen ummat islam untuk menjalankan agamanya sangat lemah bahkan tidak ada, bisa kita lihat pada fenomena berikut.
·        Lemahnya aqidah dan iman
contoh seorang mantan calon bupati dan mantan anggota DPRD dua-duanya mencoba melakukan bunuh diri, mantan calon bupati gagal naik menjadi buati dan dia berutang sebesar 3 miliyar untuk pembuatan baliho apa yang terjadi dia cerai dengan istrinya kemudian ia stress sampai gila kemudian dia bunuh diri dengan merendam dirinya disungai dalam keadaan tidak berpakaian dan hanya menggunakan celana dalam, anggota dewan yang dipecat ia naik ke tower listrik untuk membunuh dirinya tapi ternyata masih takut karena ada yang berhasil menakut-nakuti ketika ia turun sampai menutup wajahnya, ini adalah fenomena kelemahan aqidah karena tidak kuat aqidahnya dalam menghadapi akan masalah-masalah kehidupan, sedikit saja gangguan dengan istri dan anak kita maka aqidah kita akan goyah padahal ketika aqidah goyah, sangat mudah tawaran-tawaran kemungkaran diterima, ketika aqidah kita tidak normal tapi tetap berhubungan atau bermulazamah dengan akhwat mungkin masih ada harapan tapi ketika aqidah kita goyah dan kita bergaul dengan komunitas yang tidak lagi mendukung berbagai tawaran-tawaran bisa diterima diantaranya narkoba satu tawaran yang tatkala ia diterima satu kali maka tidak akan ditolak selamanya. Fenomena kelemahan aqidah dan ibadah ini lebih rinci lagi dalam masalah :a. Al wahn cinta dunia dan takut mati, dua sifat ini menyebabkan ummat islam berada dalam kondisi dominansi (penguasaan musuh-musuh islam), b. Meninggalkan jihad fisabilillah, tidak ada cita-cita tidak ada semangat untuk berjihad dalam arti khusus untuk rela berkorban apa saja untuk islam termasuk jiwa. Makanya Nabi mengancam orang-orang yang tidak mempunyai niat dan tidak pernah berazam untuk berjihad maka dia dianggap munafik dan jika dai mati maka dia mati dalam keadaan munafik.
·        Kelemahan ukhuwah
Tingkatan ukuhuwah ada 3
1. Mendahulukan saudara daripada diri sendiri
2. Mencintai saudara sama dengan mencintai diri sendiri
3. Hilangnya sifat-sifat dengki atau iri kepada saudara,
Ini menjadi barometer bagaimana ukhuwah kita dan untuk melihat krisis ukhuwah saat ini, jangankan untuk mendahulukan saudara sifat iri dengki terhadap saudara sering ada, iri dan dengki ini bukan hanya dalam nikmat duniawi tapi sampai pada nikmat ukhrawi.
·        Tidak adanya pemimpin ummat
Pemimpin yang ada hanya pemimpin organisasi atau pemimpin lembaga, belum ada kesatuan komando, sekiranya ada pemimpin ummat maka lebaran diseluruh dunia bisa disamakan dan tidak ada masalah bukti ketiadaan pemimpin ummat ini bisa kita liat dari fenomena lebaran yang tidak bersamaan.
·        Fenomena kebodohan terhadap din
Salah satu tolak ukur dari kebodohan ini karena tidak adanya semangat dan kesadaran untuk belajar ilmu agama, kalau mau mengikuti ta’lim atau tarbiyah-tarbiyah tidak ada waktunya.

2.      Sebab-sebab Ekstern
Dalam hal ini adalah konspirasi musuh dan ini adalah sesuatu yang sunnatullah semua musuh-mush islam sasarannya hanya satu yakni mengahncurkan islam, jelas sekali dalam Q.S 2:120
120.  Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)". dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, Maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.

Ayat ini tidak salah dan tidak akan berubah karena itu jangan terkecoh dengan hal-hal lahiriyah yang ditampil oleh mereka. Sebab dalam hati mereka terdapat kebencian yang lebih besar. Kalau tidak demikian maka ayat ini salah padahal tidak mungkin Allah salah dan tidak mungkin Rasul salah. Ini yang perlu diwaspadai. Wujud daripada konspirasi mereka yakni:
·        Peperangan militer
Yakni memerangi ummat islam namun karena sekarang ini peperangan militer dianalisis tidak efektif banyak mengeluarkan dana, mengorbankan personil dan malah banyak tentara amerika yang mati sia-sia di r’an dan Afganistan di Irak dan dibeberapa bumi islam yang lain. Berapa banyak dana yang dikeluarkan untuk membeli persenjataan canggih tapi ternyata muamarah ini tidak berhasil malah semakin memunculkan syabab atau pemuda-pemuda yang militan maka sekarang ini mereka mengalihkan strategi mu’amarahnya pada alghowzul al fikr.
·        Perang pemikiran
Yakni merusak pola pikir ummat islam ini adalahsatu pola peperangan yang halus tidak kelihatan tetapi sesungguhnya ini yang paling berbahaya, salah satu media yang paling efektif untuk menjalankan al qhowzul al fikr media audio visual, jika dikaji diantara sebab-sebab ini maka kita akan menemukan.

Share:

Tuesday, 15 September 2020

Realita Ummat Islam Saat Ini



A.    A. Ummat yang Terbelakang
Sekarang ini kita malu mengatakan diri kita sebgai ummat yang terbaik, sekalipiun dari sisi nilai dan dari sisi konsep kita memang yang terbaik dari ummat-ummat yang lain. Akan tetapi, untuk mengatakan bahwa kita baik dari segala aspek, maka kita malu kepada Allah, malu untuk mengklaim diri kita sebagai ummat yang terbaik sebab keyataannya, sekarang ini kita terbelakang, kita mengalami kemunduran. Kenapa?
a.      Menyuruh kepada kemungkaran
Sekarang ini, bukan lagi amar ma’ruf nahi mungkar tapi yang ada adalah al amru bil mungkar wa an nahyu bil ma’ruf. Yang banyak menyerukan kemungkaran adalah ummat Islam sendiri. Yang behadapan dengan FPI,kelompok liberal, itu adalah ummat Islam.
b.     Mencegah dari kebaikan
Acara-acara di televisi sebagian besar dikendalikan oleh ummat Islam. Mereka mencegah orang dari melakukan kebaikan. Contoh : mengadakan acara-acara yang membuat orang tidak shalat berjama’ah. Kita mensetting jadwal belajar supaya kita tidak shalat berjama’ah. Tidak mengkondisikan seseorang untuk menjalankan kebaikan, membatasi/mempersempit kebaikan itu menjadi subur di kalangan ummat Islam saat ini.
c.      Mengakal-akali/mempolitisir syari’at
Fenomena ummat Islam saat ini adalah suka mengakal-akali/mempolitisir syari’at. Istilah-istilah kemungkaran dirubah namanya supaya tidak nampak bahwa dia adalah sebuah kemungkaran. Misalnya Riba, riba pada hakikatnya adalah bunga
d.     Mengikuti perilaku/pola hidup orang kafir.
Ini banyak terjadi di kalangan ummat Islam. Kalu kita mau membandingkan pola hidup agama lain dengan pola hidup kita, maka sisia apalagi yang membedakan. Rakus terhadap dunia, bahkan kebanyakan ummat Islam lebih rakus terhadap dunia dibandingkan kaum Yahud dan Nasrani, dan ada yang lebih kikir dari meeka. Dengan bermunculannya berbagai aliran-aliran, mudah sekali mereka ikut dengan pemahaman-pemahaman yang baru itu. Ada saudara kita di suatu daerah, gampang sekali menetapkan lebaran selalu lebih awal dari kaum muslimin. Merubah-rubah syari’at dari ru’yatul hilal menjadi ru’yatul bahr (melihat pantai). Jadi fenomena laut yang dilihat bukan fenomena bulan. Sangat mudah sekali ummat kita saat ini terombang-ambing dengan  berbagai millah. Bukan lagi perilaku semata-mata, tetapi sudah sampai kepada ajaran agama, sama dengan Ahmadiyah, Liberal.
Hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam :
Dari Abu Said al Khudry : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda : “Sungguh kalian pasti akan mengikuti jejak-jejak/cara-cara orang sebelummu, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, sehingga kalaupun mereka masuk ke dalam lubang biawak pasti kalian mengikutinya”. Kami (para sahabat) bertanya : “Wahai Rasulullah, apakah mereka itu orang Yahudi dan Nasranoi?” Jawab Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam: “Siapa lagi kalau bukan mereka?” (HR. Bukhari dan Muslim).

Apa yang digambarkan dalam hadits di atas akan terjadi di suatu zaman. Dan mungkin saja zaman yang dimaksud itu adalah sekarang.
Ini kenyataan ummat kita sekarang ini, berpakaian, sampai pola hidupnya sudah naudzubillah. Jadi memang Nabi telah mensinyalir beberapa abad sebelumnya bahwa akan terjadi hal seperti ini. Termasuk senang dengan dunia, sudah merasa puas dengan dunia dan meninggalkan jihad. Ini juga diperingatkan oleh Nabi dalam hadits ini.
e.      Meninggalkan jihad fi sabilillah
Salah satu sebab Islam dihinakan oleh golongan di luar Islam keran meninggalkan jihad fi Sabilillah.
Hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam
Ápabila kalian sudah berjual beli dengan jual beli ‘inah, mengikuti ekor-ekor sapi, dan senang dengan pertanian serta meninggalkan jihad fi sabilillah maka Allah Subhanahu wa Ta’ala memasukkan kalian ke dalam kehinaan. Dia tidak mengangkatnya sampai kalian kembali kepada Diin kalian.” (HR. Abu Daud, Imam Ashmad, At Tabrani dan al Baihaqi, Hadits Hasan Shahih)
Penjelasan Hadits
1.     Jual beli ‘Inah
Yang dimaksud dengan jual beli inah dalam hadits di atas adalah jual beli yang pada  dasarnya adalah pinjam meminjam yang di dalamnya terdapat riba. Misalnya, si A mempunyai motor, harganya 10 juta. Lalu ada si B yang sebenarnya membutuhkan uang, namun membeli motor milik si A dengan perjanjian 2 bulan kemudian baru akan dibayar. Ternyata si B menjual kembali motor tersebut kepada si A seharga 8 juta sebelum 2 bulan. Berarti si B meminjam atau berutang 2 juta kepada si A. Ini adalah model jual beli ‘inah. Jadi artinya mempolitisir sesuatu yang riba menjadi sesuatu yang halal. Hati-hati juga dalam realisasi murabahah (cicil mencicil). Biasanya, cicil-mencicil adalah bentuk jual beli yang harganya berbeda dengan harga cas. Contoh, harga cas sustu barang adalah 10 juta, tapi karena dicicil menjadi 13 juta. Ini boleh dalam jual beli. Tetapi yang bahaya bila yang mau menjual belum memiliki barangnya, lalu hanya memberikan uang agar dia sendiri yang membeli. Di sini perlu berhati-hati dan memperbaiki sistem, jangan sampai terjatuh ke dalam perkara riba.
2.     Mengikuti ekor-ekor sapi
Menurut Syaikh Hasan Ali maknanya adalah sibuk dengan urusan dunia dan tidak memerhatikan agamanya lagi mulai bangun, dunia yang membangunkannya dan tidur dunia pula yang menidurkannya.
Misal: Sejak bangun yang dipikir adalah udang, ikan, order terus nanti setelah lelah memikirkan udang, ikan, mobil dan order kemudian dia tertidur, bukan capek karena dakwah bukan capek karena ibadah bukan ibadah yang membangunkan dia padahal seharusnya yang membangunkan kita adalah ibadah yakni shalat subuh bukan udang bukan kebun, order dan bukan dunia
3.     Senang dengan pertanian
Masih menurut Syaikh Hasan Ali maknanya adalah puas dengan kehidupan dunianya dan sudah lupa akhiratnya
4.     Meninggalkan jihad
Tidak ada lagi semangat jihad karena sudah termakan oleh kecintaan terhadap dunia dan takut mati maka kalau fenomena ini telah terjadi ditengah-tengah ummat islam maka Allah akan menjatuhkan kehinaan kepada ummat ini.
B.    BUmmat yang ikut-ikutan / Taqlid
Fenomena ummat islam sekarang ini adalah menjadi pengikut dalam hal pemikiran dan ideologi tidak dikatakan keren kalau kita tidak tahu pola pemikiran materialis, kita tidak dikatakan keren kalau kita tidak  tahu pola pikir liberal, bahkan kita dianggap kolot . Bahkan terkadang ada didalam jiwa kita rasa rendah diri kalau kita memiliki pola pikir salaf pola pikir yang selalu membesarkan segala hal atau pemikirannya kepada sumber yang shahih dianggap orang yang tekstual sedangkan pola pikir yang berkembang sekakarng ini adalah pola pikir yang kontekstual, artinya pola pikir yang tidak melihat teksnya tapi melihat konteksnya contoh : (kalau teksnya memakai janggot tapi konteksnya tidak begitu teksnya, orang yang mencuri dipotong tangannya teksnya adalah memotong tangan tapi konteksnya adalah bagaimana memutuskan hidupnya dalam artian memenjarakan. Jadi ada perguruan tinggi yang mempelopori pemahaman seperti itu, se dangkan perguruan tinggi dimekkah dianggap miskin metode karena metode yang digunakan itu tekstual semua, lahiriyah atau teks saja, sedangkan pola yang dikembangkan dalam dunia modern adalah kontekstual bukan melihat pada teksnya.
            Dalam hal keyakinan, dalam hal sulukiyah, dalam hal perilaku semua taqlid bahkan sampai masuk kelubang biawakpun kita ikut. Karena memang media sekarang ini luar biasa dalam mempropagandakan kemungkaran dan hampir belum ada satupun stasiun televisi islam, kita juga mengelola radio, televisi padahal justru lewat media-media inilah sekularisasi dan pemurtadan merajalela dimana-mana sampai taqlid ini sampai kepada pedoman hidup kita.
C. C. Ummat yang Berpecah belah
Inilah yang menjadikan
1.jatuhnya khilafah islamiyah di Turki karena perpecahan kaum muslimin,
 2. perpecahan dalam hal persepsi atau dalam hal pola pikir ada pola pikir kontekstual dan ada pola pikir tekstual yang membedakan.,
3. Perpecahan dalam hal aqidah dan ibadah
Banyak sekali fenomena munculnya berbagai macam aliran dan tata cara ibadah bukan lagi dalam hal kaifiyat yang masing-masing mempunyai dalil tetapi memang sengaja dibuat dalil-dalil palsu untuk melejitimasi perbuatan-perbuatan mereka.
Inilah Realitanya ketika kita membandingkan kondisi idealitas dan realitas maka terjadi  suatu problema berbeda antara konsep ideal dan realitas.
            Sebagai bentuk perhatian kita maka kita harus menganalisis penyebabnya seperti halnya penyakit kalau kita hendak mengobatinya maka kita harus analisis sebab-sebabnya jangan fenomenanya saja yang sibuk kita tangani tapi akar dari fenomena tersebut harus dianalisa.
Share: