Sunday, 24 September 2017

Beasiswa Meksiko 2018 (AMEXCID Scholarship) - S1, S2, S3


Pemerintah Meksiko kembali menawarkan beasiswa internasional 2018 bagi mahasiswa asing yang ingin menjalani studi di universitas-universitas Meksiko. Ada beberapa jenis beasiswa yang disediakan, di antaranya mobility program untuk mahasiswa sarjana (S1) dan pascasarjana dengan durasi 3 bulan, 4 bulan, dan 6 bulan. Kemudian beasiswa postdoktoral dan riset pascasarjana selama 12 bulan (minimum 1 bulan), program spesialisasi (1 tahun), gelar master (2 tahun), program doktor (3 tahun), dan spelisialisasi dan subspesialisasi kedokteran (3 tahun).
Beasiswa Pemerintah Meksiko 2018 tersebut ditawarkan Kementerian Luar Negeri Meksiko melalui Mexican Agency for International Development Cooperation (AMEXCID). Beasiswa tersebut dinamai 2018 Mexican Government Scholarship Program for International Students. Ada sekitar 90 lebih perguruan tinggi Meksiko yang berpartisipasi dalam beasiswa tersebut dan mahasiswa Indonesia salah satu yang diberi kesempatan mendaftar.
Pelamar dipersilakan untuk mendaftar beasiswa dengan pengecualian untuk beberapa jurusan, yaitu administrasi bisnis, operasi plastik, akuntansi, marketing, periklanan, kedokteran gigi dan odontologi, serta yang berhubungan.
Beasiswa dapat diikuti oleh kandidat yang baru akan memulai studi di universitas Meksiko atau mereka yang sedang menjalani kuliah di negara tersebut saat ini.
Beasiswa yang diberikan meliputi:
▪ Tunjangan bulanan sebesar 4 kali gaji minimum di Mexico City untuk beasiswa mobilitas sarjana, spesialisasi, gelar master atau riset tingkat master setara $9.604 peso (sekitar US $529,77)
▪ Tunjangan bulanan sebesar 5 kali gaji minimum di Mexico City untuk studi dan riset doktoral, postdoktoral, spesialisasi dan subspesialisasi kedokteran setara $12.066 peso (sekitar US $665,52).
▪ Biaya kuliah dan pendaftaran
▪ Asuransi kesehatan dari Lembaga Keamanan Sosial Meksiko (IMSS), dimulai bulan ketiga saat beasiswa berjalan
▪ Biaya visa mahasiswa untuk masa tinggal yang lebih dari 180 hari
▪ Tiket pesawat PP di awal dan akhir beasiswa
▪ Tunjangan transportasi umum dari Mexico City ke perguruan tinggi tujuan pada awal dan akhir beasiswa, jika belajar di luar Mexico City.

Persyaratan:
1. Bergelar sarjana, master, atau doktor, sesuai yang dipersyaratkan program
2. Minimum nilai rata-rata 8.0 untuk skala 0 - 10 (Setara IPK minimum 3.2 untuk skala 4)
3. Diterima atau saat ini sedang mengikuti program di salah satu perguruan tinggi Meksiko yang berpartisipasi.

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi ( Unduh ), diisi lengkap dan dipasang pasfoto digital
2. Statement of Purpose yang memperlihatkan alasan pelamar tertarik belajar atau melakukan penelitian di Meksiko (maksimum 2 halaman, ditulis dengan font Arial ukuran 12, dengan spasi tunggal)
3. Curriculum vitae (maksimum 3 halaman, ditulis dengan font Arial ukuran 12, dengan spasi tunggal)
4. Surat pernyataan jaminan untuk kembali ( Unduh )
5. Acceptance letter dari perguruan tinggi tuan rumah Meksiko, ditandatangani oleh pihak yang bertanggung jawab ((Direktur Kantor Urusan Internasional, Direktur Pertukaran Akademik, Kepala Departemen Studi Pascasarjana, Koordinator Pascasarjana, dll), yang menyatakan lama studi dengan mencantumkan tanggal awal dan akhir serta jenis studi. Untuk penelitian, acceptance letter juga harus menyatakan bahwa kandidat akan menerima pendampingan yang dibutuhkan untuk proyek penelitian, jika memungkinkan nama pembimbing.
6. Copy ijazah gelar terakhir
7. Copy transkrip nilai terakhir yang memperlihatkan IPK- atau IPK rata-rata bagi pelamar program mobility sarjana
- Untuk beasiswa mobility, sertakan surat dari perguruan tinggi pelamar yang menyetujui pemberian kredit akademik untuk kelas kuliah yang diambil di Meksiko
- Untuk hibah penelitian, copy dokumen akadmik memperlihatkan pelamar telah tamat atau saat ini terdaftar di program master atau doktor
8. Copy akte kelahiran
9. Copy paspor atau KTP
10. Surat keterangan sehat dari lembaga pemerintah atau swasta yang menunjukkan pelamar dalam kondisi sehat dan bisa melakukan perjalanan ke luar negeri serta menjalankan studi mereka.
11. 4 (empat) pasfoto asli terbaru, dengan latarbelakang putih, ukuran 3cm x3cm, disertai nama dan kewarganegaraan di belakangnya
12. Letter of acceptance untuk syarat dan ketentuan program, disertai tandatangan kandidat ( Unduh )
13. Bagi pelamar yang telah berada di Meksiko harus memiliki dokumen imigrasi terbaru, dibuktikan dengan kartu visa mahasiswa menetap sementara
14. Bagi pelamar yang sedang studi di Meksiko, wajib menyampaikan dokumen resmi dilegalisir dari IPK rata-rata 80, atau skala 80/100, yang dikeluarkan oleh institusi di mana mahasiswa bersangkutan terdaftar saat ini (ditandatangani serta dicap oleh otoritas berwenang)
15. Jika Bahasa Spanyol bukan bahasa asli dari pelamar, sertakan sertifikat mahir berbahasa Spanyol dari universitas atau pusat bahasa
16. Untuk beasiswa penelitian di dalam bahasa yang berbeda dari bahasa Spanyol, wajib mengirimkan komunikasi resmi dari institusi tuan rumah, yang menyatakan komitmen untuk menyediakan bimbingan dalam bahasa berbeda, menentukan nama bahasa dan pengajar
Ctt: Jika dokumen tidak dalam bahasa Spanyol, maka harus diterjemahkan ke dalam bahasa Spanyol namun tidak perlu disahkan/disertifikasi.
Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa Pemerintah Meksiko 2018 untuk program S1, S2, S3, riset, dan spesialisasi tersebut
dilakukan secara online di laman
sigca.sre.gob.mx
Pelamar perlu membuat akun terlebih dahulu sebelum bisa mengajukan aplikasi secara online dengan melampirkan dokumen aplikasi yang diminta. Anda juga dapat melihat panduannya di link unduhan formulir di atas untuk teknis pendaftaran lebih lanjut.
Batas akhir pendaftaran online adalah 28 September 2017 pukul 15.00 waktu Meksiko. Hasil seleksi akan diumumkan pada 29 November 2017 melalui kantor diplomatik Meksiko. Biasanya melalui Kedubes Meksiko di Jakarta.
Kontak:
Email: infobecas@sre.gob.mx
Artikel: Asli
Share:

Monday, 11 September 2017

Innalillahi wainna ilaihi raji'un. Prof. Muris, salah satu putera terbaik Sulawesi Barat wafat


Innalillahi wainna ilaihi rajiun, kabar duka datang dari tanah Mandar,  Selasa (12/9/2017).
Sala seorang putra terbaik Sulawesi Barat yang juga Ketua Prodi Fisika Pascasarjana UNM, Prof Dr Muris telah berpulang kepangkuan Ilahi.  Informasi ini telah beredar luas di media sosial sejak selasa,  12/9/17. Salah satunya adalah postingan salah satu kerabat beliau.  Abu Khaula Alfiadi

"Salah Seorng Putra Terbaik Sulbar Berpulang Kerahmatullah
Persiapan penyelenggaraan jenazah Prof.Dr Muris (52 th) Putra Terbaik sulbar dibidang SAINS FISIKA. Berikut RIWAYAT HIDUP singkat beliau semoga ALLAH MERAHMATINYA.
SD TINGGAS
SMP SOMBA
SMU 1 MJENE
IKIP UJUNG PANDANG
 S2 S3 di Francis sebagai utusan UNM
Saat meninggal Beliau masih
Dosen di fakultas FMIPA UNM
GURU BESAR DI PASCA UNM
Meninggalkan 1 org istri
1 org anak laki
3 anak perempuan
ada info yg sy dengar tadi bahwa bapak bupati dan wakil bupati majene akan hadir di acara pemakaman beliau
Semoga ALLAH MEMBALAS JASA2 BELIAU DAN MENERIMA SELURUH AMAL BAIK BELIAU. MENGAMPUNI DAN MENEMPATKAN BELIAU DISURGANYA... " 
Selain dikenal sebagai Fisikawan,  Prof. Muris juga pernah menjadi pembina  Forum Ukhuwah Mahasiswa Islam (FUMI),  Sebuah forum mahasiswa Sulawesi Barat yang ada di Makassar.
 Prof Muris meninggal disalah satu rumah sakit yang ada di Makassar diusianya yang ke-53 tahun. Almarhum rencananya dikebumikan di kampung halamannya, Somba, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulbar
Share:

7 keadaan wanita sebelum Islam



Sebelum Islam hadir di bangsa Arab secara khusus dan di negeri lain secara umum. Ketika itu manusia dalam keadaan fatrah (kosong) dari para rasul. Jalan-jalan kehidupan rusak. Allah Subhaanahu Wata’ala telah melihat mereka sebagaimana yang terdapat dalam hadits, maka Allah Subhaanahu Wata’ala murka kepada mereka, Arab maupun non Arab, kecuali segelintir dari ahlul kitab.
Bagaimana bangsa-bangsa yang “berperadaban” memperlakukan kaum wanita
1.      Dalam pandangan bangsa Yunani wanita adalah kotoran syaithan dan tidak memiliki hak sama sekali.
2.      Dalam pandangan bangsa Romawi wanita dianggap sama dengan benda mati yang tidak memiliki ruh.
Jadi boleh diapakan saja sampai wanitapun pada zaman itu boleh saja untuk diperjualbelikan
3.      Dalam pandangan bangsa India wanita tidak memiliki hak hidup setelah suaminya meninggal.
Orang-orang India dahulu jika seorang suami meninggal maka istrinya dibakar bersama mayat suaminya.
4.      Dalam pandangan bangsa Yahudi wanita tidak memiliki hak waris dan dianggap sama dengan sampah apabila dia haid.
Dalam ajaran Yahudi, wanita haid tidak boleh duduk, tidur bersama suaminya, ia ditempatkan di suatu tempat khusus dan tidak boleh didekati oleh siapapun. Sedangkan kaum nasrani semua boleh hingga melakukan hubungan suami istripun boleh.
5.      Dalam pandangan kaum Nasrani wanita disamakan dengan benda mati dan menjadi permainan kaum lelaki.
6.      Dalam pandangan bangsa Cina wanita tidak memiliki hak waris.
7.      Dalam pandangan bangsa Arab wanita tidak memiliki hak waris bahkan diwarisi dan dikubur hidup-hidup ketika masih kecil.
Arab adalah bangsa yang paling jahat dalam memperlakukan kaum wanita sebelum kedatangan Islam. Istri-istri bapaknya boleh diwarisi oleh anaknya yang bukan ibu kandungnya.

Ketika Islam datang, ia mengangkat derajat wanita dan mengembalikannya kepada keadaannya sebagai manusia yang layak. Allah Subhaanahu Wata’ala berfirman (yang artinya), “Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya Kami telah menciptakan kalian menjadi pria dan wanita.” (QS. Al Hujurat:13). Di sini Allah Subhaanahu Wata’ala menyebutkan bahwa wanita adalah sekutu pria dalam status kemanusiaan. Wanita juga bersekutu dengan pria dalam dosa dan pahala karena amal. Allah Subhaanahu Wata’ala berfirman (yang artinya), “Siapa yang beramal shalih dari kalangan pria dan wanita dan dia beriman, maka pasti Kami akan memberinya kehidupan yang baik dan akan Kami berikan balasan dengan sebaik-baiknya apa yang mereka amalkan.” (QS. An Nahl: 97). Allah Subhaanahu Wata’ala berfirman (yang artinya), “Agar Allah mengazab pria yang munafik dan wanita yang munafik, pria yang musyrik dan wanita yang musyrik.” (QS. Al Ahzab: 73). Allah Subhaanahu Wata’ala juga mengharamkan dianggapnya wanita termasuk barang yang diwarisi, dalam firman-Nya, artinya, “Wahai orang-orang yang beriman tidak halal kalian mewarisi wanita dengan jalan paksa.” (QS. An Nisa: 19).


Share:

Tuesday, 5 September 2017

Pengumuman Penerimaan CPNS Ristek Dikti 2017




Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 82 Tahun 2017 tanggal 31 Agustus 2017 tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia yang berintegritas dan berdedikasi tinggi serta memenuhi syarat yang ditentukan untuk diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Lingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti),

RENCANA PENEMPATAN
1.    Untuk Formasi Umum dan Putra/Putri Terbaik/Cumlaude
a.    Jabatan Dosen Asisten Ahli, Dosen Lektor, dan Instruktur Ahli Pertama ditempatkan pada PTN di lingkungan Kemristekdikti.
b.    Jabatan Auditor ditempatkan pada Inspektorat Jenderal Kemristekdikti.
c.    Jabatan Widyaiswara ditempatkan pada Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kemristekdikti.
2.    Untuk Formasi Putra Putri Papua dan Papua Barat ditempatkan pada PTN yang ada di wilayah Papua dan Papua Barat.
3.    Informasi detail terkait rencana penempatan dapat dilihat pada laman http://cpns.ristekdikti.go.id
PERSYARATAN
A.   PERSYARATAN UMUM
1.    Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa setia dan taat kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
2.    Sehat Jasmani dan Rohani.
3.    Tidak memiliki ketergantungan terhadap narkotika dan obat-obatan terlarang atau sejenisnya.
4.    Berkelakuan baik dan tidak pernah dipenjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.
5.    Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS)/Anggota Polri atau TNI.
6.    Tidak berkedudukan sebagai CPNS atau PNS atau Anggota Polri atau TNI.
7.    Berusia paling rendah 18 tahun pada tanggal 1 September 2017 dan paling tinggi 35 tahun pada tanggal 1 Desember 2017
TATA CARA PENDAFTARAN
A. PENDAFTARAN ONLINE
1.    Pelamar melakukan pendaftaran online pada laman https://sscn.bkn.go.id mulai tanggal 11 September 2017 dengan mengisi formulir yang telah disediakan menggunakan data kependudukan yang tertera pada KTP dan/atau KK. Registrasi online ditutup pada tanggal 25 September 2017
2.    Setelah melakukan pendaftaran online, pelamar memperoleh username dan password. Pelamar diwajibkan untuk menyimpan dengan baik username dan password tersebut karena akan dipergunakan pada seluruh tahapan seleksi.
3.    Tahap pendaftaran online berikutnya, pelamar melakukan login kembali melalui laman https://sscn.bkn.go.id untuk mengisi biodata dan kemudian melanjutkan pendaftaran di laman http://cpns.ristekdikti.go.id untuk memperoleh Formulir Regitrasi CPNS Online dengan melengkapi seluruh data yang dibutuhkan.
B. PENGIRIMAN BERKAS LAMARAN
1.    Pelamar menyampaikan berkas lamaran dengan melampirkan :
a.    Surat lamaran yang ditulis tangan dengan tinta hitam dan ditandatangani di atas materai Rp 6.000,- yang ditujukan kepada Menteri Riset Teknologi, dan Pendidikan Tinggi c.q. Sekretaris Jenderal.
b.    Pas Photo ukuran 4x6 cm sebanyak 4 lembar dengan latar belakang warna merah (ditulis nama dan formasi di belakang).
c.    Fotokopi KTP yang masih berlaku.
d.    Asli hasil cetakan (print-out) bukti registrasi pendaftaran online yang telah ditandatangani pelamar.
e.    Fotokopi ijazah dan transkrip nilai yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang.
f.     Surat Keputusan Penyetaraan Ijazah yang dikeluarkan oleh Kemristekdikti atau Pejabat yang berwenang pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (khusus bagi pelamar lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri).
g.    Surat akta kelahiran pelamar, fotokopi KTP bapak (ayah kandung) dan surat keterangan hubungan keluarga dari Kelurahan atau Desa. (Khusus Pelamar Putra Putri Papua dan Papua Barat yang tidak menyelesaikan  pendidikanSekolah Dasar sampai Sekolah Menengah Atas di wilayah Papua dan/atau Papua Barat)
Share: