Saturday, 22 July 2017

Makalah Coelenterata




BAB I
PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG
Pada umumnya Coelenterata merupakan hewan-hewan yang yang sangat menarik dan memiliki ke indahan warna yang menjadi penghias didasar laut, bahkan salah satu anggota dari Coelenterata mampu membentuk terumbu karang yang mempunyai peranan yang penting bagi ekosistem laut yakni sebagai habitat dari berbagai mahluk hidup yang ada di dalamnya.
Selain itu, berbagai jenis Coelenterata juga dimanfaatkan oleh manusia sebagai hiasan rumah. Namun saat ini keberadaan terumbu karang mulai terancam dengan adanya faktor-faktor dari luar, salah satunya adalah karena pencemaran.
Maka dari itu Penulis akan membahas kembali Peranan Coelenterata di dalam kehidupan manusia.
A.                   Rumusan Masalah
Penulis memiliki berbagai masalah yang ingin diajukan
1.                  Apakah Coelenterata itu?
2.                  Apakah peranan Coelenterata pada ekosistem laut?
3.                  Apakah perann Coelenterata bagi kehidupan manusia?

B.     Tujuan Masalah
Dalam pembuatan Paper ini penulis bertujuan untuk :
1.  Ingin mengetahui kehidupan Coelenterata
2. Ingin mengetahui peran Coelenterata pada ekosistem laut dan juga  bagi manusia.













BAB II
TINJAUAN  PUSTAKA
Coelenterata berasal dari bahasa latin yaitu Coilos (rongga) dan Enteron (usus). Jadi Coelenterata adalah hewan yang memiliki rongga atau sering disebut hewan berongga.
Coelenterata memiliki dua bentuk tubuh yaitu Polip dan Medusa. Polip adalah Coelenterata pada saat tidak berpindah tempat. Sedangkan Medusa adalah Coelenterata pada saat dapat bergerak bebas di perairan. Coelenterata di bagi menjadi tiga kelas yaitu Anthozoa,Hidrozoa dan Schypozoa.
Coelenterata mempunyai banyak peranan dalam ekosistem laut yaitu sebagai penghias dasar laut. Keberadaan Coelenterata seperti halnya ubur-ubur (Aurelia) dengan tubuhnya yang transparan dan dapat mengeluarkan cahaya sendiri sehingga terlihat bersinar diperairan gelap. Juga mampu menambah keunikan dan keindahan ekosistem diperairan laut.
Disamping itu Coelenterata juga mampu membentuk terumbu karang sehingga berfungsi sebagai tempat berlindung dan berkembang biak berbagai jenis ikan dan melindungi pantai dari hempasan ombak yang dapat menyebabkan abrasi.
Selain banyak peranan dalam ekosistem Coelenterata juga mempunyai peranan bagi kehidupan manusia. Diantaranya adalah : pada ubur-ubur (Aurelia) juga digunakan untuk membuat tepung ubur-ubur yang kemudian tepung ubur-ubur tersebut diolah menjadi bahan kosmetik. Selain itu ubur-ubur juga digunakan sebagai bahan makanan. Selain itu di dalam dunia medis struktur jaringan dan kekerasan rangka koral sering di manfaatkan untuk cangkok tulang di beberapa rumah sakit.














 BAB III
PEMBAHASAN
Pada umumnya hewan Coelenterata memiliki mulut yang dikelilingi oleh Tantakeal yang digunakan untuk menangkap mangsa. Selain itu Coelenterata jug dilengkapi dengan rongga Gostrovaskuler yang digunakan untuk mencerna makanan. Namun Coelenterata hanya memiliki satu lubang yang berfungsi sebagai mulut dan anus. Jadi,hewan ini tidak memiki usus sebenarnya.
Coelenterata mempunyai dua bentuk yang berbeda yaitu :
1. Polip : Bentuk seperti tabung melekat pada dasar.
2. Medusa : Bentuk seperti cawan telungkup hidup bebas di perairan.
Coelenterata mempunyai sel penyengat yang disebut Nematokist. Rangka dari zat kapur atau zat tanduk reproduksi vegetatif dengan tunas dan generatif dengan pembentukan gomet. Klasifikasi Coelenterata dibagi menjadi tiga kelas.
A. obelia  Hydroza  
Hydrozoa (dalam bahasa yunani, hydro = air, zoa = hewan) sebagian besar memiliki pergiliran bentuk polip dan medusa dalam siklus hidupnya.Hydrozoa dapat hidup soliter.Contoh Hydrozoa adalah Hydra, Obelia, dan Physalia.
Untuk Obelia merupakan Hydrozoa yang hidupnya berkoloni di laut.Obelia memiliki bentuk polip dan medusa dalam siklus hidupnya.
Hydroza Jenis dari kelas ini hidup di dalam air tawar . ujung tempa letaknya mulut disebut ujung oral. Sedangkan yang melekat pada dasar disebut ujung aboral.
reproduksi tersebut adalah dengan cara vegetatif maupun generatif. Cara vegetatif dengan tunas dan cara generatif dengan pembuahan ovum oleh sperma.
Contoh : Hydra virdis Dan Obelia geniculate.
B.   Schyphozoa
Scyphozoa (dalam bahasa yunani, scypho = mangkuk, zoa = hewan) memiliki bentuk dominan berupa medusa dalam siklus hidupnya.Medusa Scyphozoa dikenal dengan ubur-ubur.Medusa umumnya berukuran 2 – 40 cm.Reproduksi dilakukan secara aseksual dan seksual.Polip yang berukuran kecil menghasilkan medusa secara aseksual.Contoh Scyphozoa adalah Cyanea dan Chrysaora fruttescens.
Schyphozoa ini hidup sebagian besar dalam bentuk medusa bentuk polip hanya tingkat larva.
Contoh : Aurelia sp (ubur-ubur kuping)
Larva disebut planula. Kemudian menjadi polip yang disebut skifistoma dari skistoma terbentuk medusa yang disebut efira.
Contoh : Aurelia aurita (ubur-ubur). cyanea sp dan plagia sp.
C. Anthozoa 
Anthozoa (dalam bahasa yunani, anthus = bunga, zoa = hewan) memiliki banyak tentakel yang berwarna-warni seperti bunga.Anthozoa tidak memiliki bentuk medusa,hanya bentuk polip.Polip Anthozoa berukuran lebih besar dari dua kelas Coelenterata lainnya.Hidupnya di laut dangkal secara berkoloni.Anthozoa bereproduksi secara aseksual dengan tunas dan fragmentasi, serta reproduksi seksual menghasilkan gamet.
Contoh Anthozoa adalah Tubastrea (koral atau karang), Acropora, Urticina (Anemon laut), dan turbinaria.Koral hidup di air jernih dan dangkal karena koral bersimbiosis dengan ganggang.Ganggang memberikan makanan dan membantu pembentukan rangka pada koral.Sedangkan koral memberikan buangan yang merupakan makanan bagi ganggang serta perlindungan bagi ganggang dari herbivora.Rangka koral tersusun dari zat kapur.Rangka koloni dari polip koral inilah yang membentuk karang pantai (terumbu karang) atau atol (pulau karang).
Anthozoa ini hidup di laut yang airnya jernih hewan ini selama hidupnya berupa polip (tidak memiliki bentuk medusa).
Contoh : anemone (metridium magitanum ). Akar bahar ( euplazura antipathies). Karang laut (tubipora musica).
D.  Peranan Coelenterata
1.                  Aurelia aurita (ubur-ubur) dapat dimakan.
2.                  Kelas anthozoa merupakan komponen utama pembentuk ekosistem terumbu karang.
3.                  Coelenterata terutama kelas Anthozoa yaitu koral atau karang merupakan komponen utama pembentuk ekosistem terumbu karang.Ekosistem terumbu karang merupakan tempat hidup beragam jenis hewan dan ganggang.Keanekaragaman organisme terumbu karang yang paling tingg terdapat di Asia Tenggara, dari Filipina dan Indonesia hinggaq Great Barier Reef di Australia.Dua puluh lima persen ikan yang dikonsumsi manusia juga hidup pada ekosistem ini.Selain itu, terumbu karang sanga indah sehingga dapat di jadikan objek wisata. Karang di pantai sangat bermanfaat sebagai penahan ombak untuk mencengah pengikisan pantai.









 BAB IV
PENUTUP
A.    Kesimpulan         
1.   Ternyata Coelenterata  mempunyai peranan penting dalam kehidupan manusia.
2.   Batu karang yang di hasilkan Coelenterata dapat mencegah abrasi.
3.   Berbagai jenis karang dapat di manfaatkan manusia sebagai kerajinan tangan berupa hiasan rumah dan pernak pernik mainan.











DAFTAR PUSTAKA
Anonim. 2008. Mengenal phylum coelenterate cnidaria. (online) http://gurungeblog.wordpress.com/2008/11/10/mengenal-phylum-coelenterata-cnidaria/. Diakses tanggal 26 mei 2013.
Share:

0 komentar:

Post a Comment

Blog Archive