Sunday, 23 July 2017

FISIOLOGI IKAN BANDENG



      
a. System pencernaan (Tractus digestivus)
Pada sistem ini,  trdapat Saluran pencernaan ikan tongkol yang  terdiri atas rongga mulut (rima oris), faring, kerongkongan, lambung,  usus (intestinum), dan anus (anal). Pada system pencernaan juga terdapat kelenjar-kelenjar saluran pencernaan yang menghasilkan enzim-enzim untuk membantu proses pencernaan dan penyerapan makanan. Kelenjar-kelenjar tersebut adalah hati (hepar) dan pankreas (pancreas).
b.      System peredaran darah (sirkulasi)
         System sirkulasi berfungsi untuk mengalirkan darah keseluruh bagian tubuh yang terdiri dari jantung dan pembuluh-pembuluh darah. Ikan mempunyai sisem pembuluh darah tunggal, bararti darah masuk kejantung hanya sekali. Darah hanya mengandung darah yang miskin oksigen.
c.       System respirasi
Organ respirasi pada ikan umumnya adalah insang (branchia). Insang ikann tonkgol terdiri atas holobranchia, gill rakers, anti brachialis, setiap holobranchia terdiri atas sepasang hemibranchia yang terakhir termodifikasi menjadi schland knocken yang berfungsi membantu menghancurkan makanan yang akan melalui faring.
d.   System urogenital
        Pada semua vertebrata, system ekskresi dan reproduksi berkaitan erat sehingga keduanya bersama-sama disebut sebagai system ureginetal. System ekskresi mengatur tubuh, menjaga keseimbangan garam, mengeluarkan bahan-bahan  sisa yang berasal dari metabolisme protein. Organ yang melakukan fungsi-fungsi tersebut adalah ginjal (ren  dengan tipe mesonepros).
        Organ reproduksi pada ikan terdiri atas sepasang testis  pada individu jantan dan sepasang ovarium pad betina. Testis berbentuk memanjang, spermatozoa yang dihasilkan oleh testis disalurkan melalui ductus deferens. Sel-sel telur (ovum) yang dihasilkan oleh ovarium disalurkan melalui sepasang oviduct (tuba fallopi)
        Ginjall (ren) tedapat pada bagian dorsal  dari rongga perut (peritoneal) pada masing-masing sisi linea mediana. Bentuknya memanjang kearah cranial dan berwarna merah kecoklatan. Ginjal disusun oleh suatu seri tubulus uriniferus yang terpilin.
         Setiap tubulus uriniferus terdiri atas sebuah kapsula bowman yang menutupi glomerulus dan sebuah tubulus renalis. Saluran yang keluar dari setiap ginjal disebut ureter. Yang berakhir pada sebuah ruang sinus ureginetalis, sinus urogenitalis bermuara kedalam kloaka.
Ureter atau ductus mesonefros merupakan sepasang saluran yang keluar dari tepi lateral dari ginjal, tempat lewat urine  dan akan ditampung pada katung urine (veica urinaria). Khusus pada jantan digunakan untuk lewatnya  spermatozoa yang dhasilkan  oleh testis melalui vasa everentia kemudian masuk kedalam ureter pada bagian bawah dan masuk kedalam vesica urinaria. Oleh sebab itu, disebut juga sebagai  ductus urospermaticus. 

referensi:
Tim penyusun, 2012. Penuntun Praktikum Biologi Dasar. Majene: Fakultas MIPA.
 
Share:

0 komentar:

Post a Comment

Blog Archive