Sunday, 23 July 2017

ANATOMI IKAN BANDENG





1.      Rongga mulut (Rima oris)
Selain tempat masuknya makanan, rongga mulut pada ikan juga berfungsi dalam pengaliran air  yang mengandung oksigen untuk proses repirasi. Pada kebanyakan ikan,  rongga mulut tidak berhubungan dengan rongga hidung, ronngga mulut hanya mempunyai sel-sel mukosa sederhana. Lidah ikan berupa lipatan otot yang melekat pada dasar mulut dan tidak dapat digerakkan. (tim penyusun 2012)
2.     Kerongkongan (Esofagus)
         Merupakan bagian saluran pencernaan yang berhubungan langsung dengan faring dan dibagian posterioe dengan lambung. Ikan mempunyai esofagus yang pendek, batas antara esofagus dengan faring dan lambung tidak jelas
3.     Lambung (Gaster/ventriculus)
Merupakan kelanjutan  dari esofagus yang agak melebar. Bentuknya seperti tabung yang memanjang tanpa perlekukan cardia di bagian depan dan dibagian belakang. (tim penyusun 2012)
4.      Hati (Hepar)
         Bentuknya tidak beraturan, berwarna merah, letaknya melebar mengelilingi usus. Hati mengsekresikan cairan empedu  (bilus) yang mengalir kedalam kantung empedu (vesica vellea). Kantung empedu berbentuk bulat, berwarna biru kehijauan. Letaknya diantara lobus hati di daerah antero-ventral rongga abdominal. Saluran yang keluar dari vesica vellea disebut ductus cysticus yang bermuara pada ventriculus atau lammbung. (tim penyusun 2012)
5.      Pancreas (Pancreas)
Pancreas menghasilkan enzim pancreas yang berperan dalam proses pencernaan makanan. Selain itu ada bagian pancreas yang bersifat endokrin (principas island/pulau langerhands). Bagian tersebut menghasilkan hormone insulin. (tim penyusun 2012).
6.      Jantung (Cor)
         Jantung berada dalam rongga pericardial, yaitu rongga yang terletak pada bagian anterioventral tubuh dibagian posterior insang.  Jantung terdiri atas empat ruang yaitu sinus venosus, atrium, ventrikel, dan bulbus arteriosus serte dibungkus oleh selapur parikardium
Sinus venosus merupakan ruang jantung pertama yang menerima darah. Sinus venosus berdinding tipis dan berwarna merah tua, terletak dibawah rongga pericardia. Pembuluh vena yang masuk ke sinus venosus dibagian lateralnya adalah vena kardinalis interior dan vena kardinalis posterior atau sebagai ductus cuvier. Kearah anterior, sinus venosus membuka kebagian dari  jantung, yaitu atrium  melalui bukaan sino-atrial yang dijaga oleh sepsang katub sino-atrial. Katup-katup tersebut mencegah aliran balik darah. (tim penyusun 2012)
Atrium merupakan kantung segitiga yang besar, terletak anterior  dari sinus venosus  dan dorsal dari ventrikel, dindingnya lebih tebal dari sinus  venosus. (tim penyusun 2012)
Ventrikel terletak setelah atrium  dan sinus venosus dan mempunyai dinding yang tebal. (tim penyusun 2012)
        Bulbus arteriosus merupakann tabung yang keluar dari ventrikel. Dinding tebal dan berwarna putih. Bulbus arteriosus memanjang sebagai aorta ventralis.
7.      Insang (Hemibranchia)
        Berwarna merah, berbentuk seperti sisir dan tersusun atas lamela-lamela. Hemibranchia banyak mengandung pembuluh darah dan dilapisi oleh membrane tipis yang akan terekspos/terlarut ke air pada saat pertukaran gas.
Arcus brachialis
        Memiliki warna yang putih dan merupakan tempat menempel hemibranchia.
Gill rakers
        Berwarna putih, keras, berbentuk seperti sisir dan mengarah kedalam dan berfungsi untuk mencegah masuknya makanan kedalam insang.
        Pada saat respirasi, dasar rongga mulut (bucco pharyngeal cavity) menekan kebawah oleh kerja otot hypobrancial yang menyebabkan tekanan dalam rongga mulut menurun. Bersamaan dengan itu, mulut akan membuka sehingga air akan masuk. Otot dasar rongga mulut kemudian akan naik bersamaan dengan menutupnya mulut dan dibantu oleh kontraksi otot faring, air masuk kedalam insang, pertukaran gaspun terjadi pada lamela-lamela, tempat aliran darah mengalir dengan arah yang berlawanan dengan air.
Share:

0 komentar:

Post a Comment

Blog Archive