Saturday, 4 November 2017

Ust Felix Siauw: Tentang Fitnah Dan Tuduhan Kajian Di Bangil


Dua hari sebelum acara di Bangil, saya sudah mendapat kabar ada ormas yang melaporkan saya ke polisi. Alasannya klasik, tuduhan dan fitnah, anti-NKRI, anti-Pancasila
Lebih lucu lagi, yang diangkat ormas yang melabeli diri paling toleran dan paling NKRI ini, saya ditolak karena pentolan HTI, padahal HTI sudah dibubarkan penguasa
Sehari setelahnya, saya mendapat kabar dari panitia, semua sudah clear. Pertemuan tokoh agama, bupati, dan pejabat terkait, memastikan acara kajian tetap berjalan
Maka saya pun berangkat ke tempat acara di hari Sabtu 04/11, sampai di Masjid Manarul Islam Bangil jam 08.00 dan ternyata disitu sudah dinanti oleh banyak sekali polisi
Ketika panitia menghantarkan sarapan, Kapolres Pasuruan memperkenalkan diri pada saya dan langsung meminta saya untuk diamankan di polres pasuruan
Saya bingung, tak memahami apapun, lalu bertanya kenapa? Polisi beralasan saya tidak mau menandatangani surat pernyataan sebagaimana disepakati
Lalu saya bertanya, lebih bingung. "Siapa yang menyepakati? Siapa yang membuat kesepakatan? Apa isi suratnya? Saya sama sekali tidak memahami hal itu
Ternyata polisi mengatakan bahwa ia ditekan ormas tertentu, yang meminta 3 pernyataan dari saya:
1) Mengakui ideologi Pancasila sebagai ideologi tunggal NKRI
2) Tidak akan menyebarkan ideologi Khilafah
3) Menyatakan keluar dari Hizbut Tahrir Indonesia

Bagi saya ini jelas-jelas sebuah jebakan, dan juga penghinaan. Sebab jika saya menandatangani, sama saja saya mengaku bahwa semua yang dituduhkan pada saya benar adanya
Lebih jauh lagi, siapa mereka hingga saya harus membuktikan sesuatu dengan surat pernyataan bermaterai? Belum lagi diksi pernyataannya yang sarat kesalahan
Sungguh lucu, memberikan kajian di Masjid sekarang perlu syarat 3 diatas, bukan lagi standarnya benar dalam menyiarkan Islam, bukan lagi sesuai dengan Al-Quran dan As-Sunnah
Tidak pula mau berdiskusi ilmiah, tidak juga menunjukkan cara yang intelek, tapi aksi di Masjid dengan kata-kata kotor dan juga sumpah serapah, naudzubillahi min dzalik
Felix Siauw 
Share:

Friday, 3 November 2017

Kedekatan Anies dengan Warga Miskin Jakarta


"Bertukar gagasan penataan kampung dengan teman-teman Jaringan Rakyat Miskin Kota. Hari ini kita memulai sebuah proses rembukan dengan warga. Terima kasih teman-teman yang sudah memfasilitasi pertemuan ini. Pentingnya ke depan pembangunan Jakarta ini dengan gotong royong. Ini jangan dijadikan pertemuan pamungkas, ini pertemuan pertama. Kita akan melihat masalah dari berbagai perspektif, baru kita lanjutkan ke pembuatan kebijakan" 
kutipan diatas adalah pernyataan gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di laman fanspage Anies Baswedan yang diposting pada Rabu/11/2017 lalu.  dalam kutipan itu diserta dengan foto-foto bagaimana kedekatan Anies dengan masyarakat Jakarta dalam pertemuan dengan Jaringan Rakyat Miskin Kota. berikut foto-fotonya:




menanggapi foto tersebut, netizenpun tidak ketinggalan untuk berkomentar melihat kedekatan dan keakraban tersebut.

Share:

Wednesday, 25 October 2017

Sambangi Kediaman B.J. Habibie, Anies Sandi diberi Jeket Bomber


image source

Gubernur DKI JakartaAnies Baswedan bersama dengan wakil gubernur Sandiaga Uno menyambangi kediaman Presiden RI ke 3 B.J. Habibie pada Rabu/25/17. kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka memohon doa restu sekaligus berdiskusi dengan mantan presiden yang terkenal sebgaia seorang Ilmuwan pemegang 46 hak paten di bidang Aeronautika tersebut. dalam pertemuan itu Habibie tidak lupa berpesan kepada gubernur dan wakil gubernur yang baru dilantik ini untuk terus memperhatikan pengembangan sumber daya manusia.  berikut pernyataan yang kami kutip dari Fanspage  Anies Baswedan berikut ini:
Hari ini bersama Bang Sandiaga Salahuddin Uno menyambangi kediaman Presiden RI ke-3, B.J. Habibie, untuk memohon doa restu dan berdiskusi. Pada kesempatan tersebut, Pak Habibie ingatkan agar kami terus memperhatikan pengembangan sumber daya manusia, yang juga sudah menjadi prioritas kami.
Pak Habibie lalu memberikan jaket bomber milik penggalangan dana pesawat R80. Pesawat R80 murni buatan Indonesia, dan beliau adalah arsiteknya. Penggalangan dana dilakukan agar kita yang sudah berbangga juga dapat turut serta mendukung kebangkitan teknologi di negeri ini.
image source
 Postingan ini sontak mengundang reaksi warganet yang salut melihat  melihat keakraban anatara Anies Sandi dengan presiden ke-3 RI tersebut.
Share:

Monday, 16 October 2017

Ada Apa Dengan Liqo' Tarbiyah di Wahdah Islamiyah?


Liqo' Tarbiyah Mahasiswa


Ada apa dengan liqo’ tarbiyah? Istilah liqo’ tarbiyah akhir-akhir ini menjadi pembahasan yang sering diperbincangkan baik di dunia nyata apalagi di dunia maya saat ini. Saya sendiri pertama kali mendengar kata liqo’ tarbiyah ini sejak  tahun 2013 lalu di kampus. Waktu itu di Universitas Sulawesi Barat Majene.
Saya sedikit ingin menuangkan isi pikiran saya di hari yang melelahkan ini tentang Liqo’ Tarbiyah.
Istilah liqo’ tarbiyah atau tarbiyah ini berasal dari bahasa Arab yang berarti pendidikan (secara spesifik mengajarkan tentang ilmu-ilmu syar’i), orang yang mendidik dinamakan murabbi dan orang yang di didik disebut mutarabbi. Saya sendiri saat ini telah masuk tahun ke5 menjadi peserta didik (mutarabbi) dalam tarbiyah ini. Iya, saya mengenalnya dari ormas islam Wahdah Islamiyah dan orang yang menjadi pendidik (murabbi) –nya pun adalah ustadz dari Wahdah Islamiyah. Ikut dalam liqo’ tarbiyah inipun awalnya iseng-iseng setelah seringnya mendapatkan undangan ta’lim dari para senior yang setiap pekannya mengirimkan info ta’lim di kampus lewat SMS. Waktu datang pertama kali di markas dakwah Wahdah Islamiyah, saya sendiri kagum dengan sambutan mereka yang antusias dengan kehadiran saya, padahal saat itu saya agak minder duduk bermajelis dengan mereka karena pakaian saya yang saat itu ala-ala mahasiswa. Tapi begitulah karakter mereka dalam memperhatikan objek dakwahnya. Terlebih saat saya sedang sakit di kost waktu itu, dimana saya hanya tingal sendiri jauh dari orang tua, mereka bergantian datang, mulai dari sekedar memijit belakang saya :) sampai membawakan makanan. :) :) 
Perhatian mereka yang baru saya kenal sehari  itulah awal saya jatuh cinta dengan ukhuwah yang dibangun di lembaga dakwah yang satu ini.
Secara sederhana, dalam satu kelompok  tarbiyah ini biasanya terdiri dari 5 sampai 10 orang mutarabbi dengan jadwal pertemuan setiap pekan. Sebelum memulai pelajaran diawali dengan membaca al-quran secara bergilir masing-masing peserta tarbiyah. Tarbiyah ini terdiri dari tiga kelas atau tingkatan, yaitu ta’rifiyah, takwiniyah dan tanfidziyah. setelah selesai mempelajari semua materi di kelas/tingkatan pertama yaitu ta’rif, peserta tarbiyah akan melewati ujian tertulis / lisan, setelah dinyatakan lulus baru kemudian akan dinaikkan ke kelas takwin. Begitu seterusnya sampai naik ke kelas tanfidz. Untuk materi pelajarannya sendiri berbeda-beda di tiap tingkatan, ibaratnya sekolah, pelajaran kelas satu tentu tidak sama dengan pelajaran kelas 2 dan seterusnya sehingga dalam tarbiyah pun, peserta tabiyah tidak boleh langsung memilih untuk naik ke kelas takwin sebelum melewati kelas ta’rif. Bahkan sekalipun telah melewati kelas ta’rif tapi kalau tidak mengikuti ujian tertulis atau lisan untuk kenaikan kelas maka tetap tidak boleh dinaikkan, mirip dengan system di lembaga pendidikan kita di Indonesia. Yang kalaupun ikut dalam pembelajaran selama dua semester di kelas 1 tapi tidak ikut ujian kenaikan kelas maka tetap tidak bisa naik ke kelas 2. Termasuk jika tidak lulus. Dalam tarbiyahpun ada istilah tidak lulus ujian.
Dari sini saya melihat bahwa liqo’ tarbiyah ini menerapkan model pendidikan  yang sangat sistematis dan terukur. Kenapa bisa, karena yang baru mau belajar ilmu syar’I  tentunya akan ditempatkan dikelas awal yang materinya tentang pengenalan,adab-adab dan dasar-dasar keislaman. Yang belum bisa mengaji diajari mengaji terlebih dulu. Bayangkan jika seorang yang baru belajar mengaji langsung diajari tentang jihad fii sabilillah karena langsung mengikut ke kelas atas tarbiyah?
Model pendidikan islam secara bertahap dalam tarbiyah ini tentunya bukan tanpa landasan syar’I menurut saya. dalam hadits Bukhari Muslim dimana Rasulullah sallallahu ‘alahi washallam bersabda kepada Mu’adz ra.
“sungguh kamu akan mendatangi orang-orang ahli kitab (yahudi dan nashrani), maka hendaklah pertama kali yang harus kamu sampaikan kepada mereka adlah syahadat  Laa Ilaha Illallah, jika mereka mematuhi apa yang kamu dakwahkan, maka sampaikan kepada mereka bahwa Allah telah mewajibkan kepada mereka shalat lima waktu dalam sehari semalam. Jika mereka telah mematuhi apa yang kamu sampaikanlah kepada mereka bahwa Allah telah mewajibkan kepada mereka mengeluarkan zakat harta untuk diberikan kepada fakir miskin diantara mereka. Maka bila mereka menaati, maka terimalah dan berhati-hatilah. Jangan mengambil harta kesayangan mereka” (HR: Bukhari dan Muslim)
Dalam hadits tersebut diatas tentunya kita sudah bisa memahami bahwa, sebelum mengajarkan yang lebih jauh lagi tentang islam maka hal pertama yang harus diajarkan adalah masalah tauhid, bukan yang selainnya. Bayangkan jika mereka langsung diajari tentang shalat dan zakat tanpa diajari tauhid sebelumnya?
Pendidikan atau tarbiyah ini menurut saya merupakan sarana dalam mendapatkan ilmu syra’i. yang sepengatahuan saya bahwa sarana dihukumi berdasarkan tujuannya. Jika tujuannya baik maka sarana itu juga baik, begitupun sebaliknya. Kita mendirikan sarana sekolah untuk mengajarkan peserta didik tentang cara memb*n*h orang tua tanpa jejak tentunya akan membuat sekolah itu menjadi sekolah yang buruk dan harus dibubarkan karena tujuannya mengajarkan keburukan. Kita mendirikan sekolah untuk mengajari peserta didik berlaku sopan dan mengenal ilmu agama  misalnya maka sekolah ini tentunya harus dipertahankan.
Allah subhanahu wata’ala saja menciptakan alam semesta ini berjenjang dalam enam masa, padahal tidak ada yang susah bagi Allah untuk menciptakannya dalam satu masa saja dengan kun fayakun-Nya.  Tapi begitulah, berjenjang itu adalah sunnatullah, anda sendiri tidak langsung setua sekrang.
 
contoh kegiatan tarbiyah
Dari luar biasanya konsep tabiyah ini menurut saya ternyata masih ada juga kelompok-kelompok tertentu yang mencela orang-orang yang bekecimpun dalam dunia tarbiyah ini dengan dalih, “kenapa harus berjenjang? Ada juga komentar yang mengatakan bahwa liqo’ tarbiyah di kampus-kampus itu tidak memenuhi syarat dalam menuntut ilmu syar’I karena yang menjadi murabbinya adalah senior dan yang menjadi mutarabbinya adalah junior, padahal dalam menuntut ilmu syar’I itu harus pada orang ‘alim dan memang ahli dalam masalah itu. Wah, ini yang belum saya paham. 
Selama mengikuti tarbiyah di kampus, sepengetahuan saya yang menjadi murabbinya itu tetap ustadz-ustadz yang memang berilmu. Akan tetapi jika jadwal ustadz-ustadz ini sudah full untuk mengisi tarbiyah pada kelompok yang baru maka akan ditangani sementara (ingat: sementara) oleh senior yang memang mendapatkan rekomendasi dari murabbi sampai penanggung jawabnya mengusahakan untuk mencari murabbi yang baru yang lebih kompeten, masa iya saya sebagai senior misalnya, tidak bisa mengajarkan cara shalat atau bersuci hanya karena saya bukan ulama?
Menurut Syaikh Utsaimin Tidak dipersyaratkan bagi seorang da’i harus telah sampai pada derajat ahli ilmu, akan tetapi yang disyaratkan adalah dia mengetahui apa yang dia dakwahkan. Adapun jika dia berdakwah dengan kejahilan dan dibangun atas sikap perasaan sentiment, maka ini tidak boleh”  (sumber: disini).
Saya tidak tahu lah dengan tempat lain, yang jelasnya itu yang saya ketahui dan terapkan selama menjalankan Lembaga Dakwah di kampusku dulu. Dari tarbiyah kami jalankan dakwah di kampus, mengenalkan keislam kepada mahasiswa, memperkuat persaudaraan dan meraih prestasi dikampus.dari tarbiyah kita ditempa, dikampus kita berjuang, disurga kita bersua. insya Allah.

salam tarbiyah, jabat erat.
Share:

Wednesday, 4 October 2017

Viral, Surat balasan Presiden Soeharto kepada Seorang anak di Bone pada tahun 1996



Sebuah surat sempat viral beberapa hari yang lalu di media sosial. surat ini tentunya bukan surat biasa, surat yang bernomor B-206/Setneg/D/III/1996 ini adalah merupakan surat balasan presiden kedua Republik Indonesia Soeharto kepada seorang anak perempuan yang bernama Santi di Kecamatan Sibulue Kotif Bone, Sulawesi Selatan. surat ini sendiri dikirim kepada Santi pada tanggal 27 Maret tahun 1996 yang merupakan surat balasan yang pernah dikirimkan oleh Santi kepada Presiden Soharto pada tanggal 21 Desember 1995.
Bersama dengan surat itu juga Presiden Soeharto mengirimkan fotonya beserta dengan keluarga lengkap dengan tanda tangan serta sepuluh lembar perangko bekas dalam dan luar negeri. ternyata hadiah itu adalah sebagai kenang-kenangan ulang tahun Santi dari Presiden. seperti apa isi suratnya?

foto ini viral, kami kesulitan mencantumkan sumber pertamanya

Sepertinya anak ini adalah salah satu anak yang beruntung mendapat surat balasan dari seorang presiden, terlebih lagi dengan tambahan hadiah kenang-kenangan untuk ulang tahunnya. dalam surat ini juga presiden Soeharto berpesan kepada Santi agar rajin belajar...
Share:

Sunday, 1 October 2017

Terbentuk 3 halaqah, Mahasiswa Peserta TM LDK Al-Qalam USB Siap Tarbiyah


MAJENE – Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Al-Qalam Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) sukses menyelenggarakan Training motivasi dengan tema ‘Menyongsong Generasi Gemilang dengan Cahaya Alquran’ di Gedung Tasha Center Majene, pada Ahad (1/10) siang tadi.
Training Motivasi ini dibuka secara resmi oleh Umar Sahab, selaku pembina LDK Al-Qalam Unsulbar.
“Salah satu kegiatan yg harus ada setiap bulannya agar mahasiswa khususnya di Unsulbar mempunyai benteng Iman dan batasan pergaulan” tutur dosen jurusan Bahasa Inggris Unsulbar ini.
Kegiatan ini menghadirkan tiga materi yakni Hakikat dan Hikmah Kehidupan oleh Ustadz Muslimin, Gaul dengan Alquran oleh Ustadz Umar Masyhud, dan Mulia Menuntut Ilmu oleh Ustadz Supardi.
Wawan Saputra, selaku panitia pelaksana Training mengatakan bahwa seluruh peserta yang hadir berjumlah 30 orang dan selanjutnya akan mengikuti follow up kegiatan.
“Alhamdulillah terbentuk tiga halaqah, kesemuanya akan mengikuti belajar islam pekanan yang akan dilaksanakan rutin” tambah mahasiswa Biologi Unsulbar ini. (*rh)
LIDMI Sul-Bar
Share:

Waspada PKI di kampus, LDK di UNM gelar Nobar film G30S/PKI




MAKASSAR –Mewaspadai penyebaran paham komunis, terkhusus bangkitnya kembali Partai Komunis Indonesia (PKI), Lembaga Dakwah Kampus Forum Studi Islam Raudhatul Ilmi Universitas Negeri Makassar (LDK FSI RI UNM) menyelenggarakan nonton bersama (nobar) film pemberontakan Gerakan 30 September (G30S)/ PKI, dengan tema mengingat sejarah kelam tragedi G30S/PKI.
Nobar dilaksanakan sederhana di pekarangan masjid kampus Ulil Albab UNM mulai pukul 21.30 sampai selesai yang dihadiri puluhan mahasiswa dan petugas keamanan kampus, pada Sabtu (30/9).
Zulkifli Tri Darmawan, selaku staff departemen Hubungan Masyarakat FSI RI UNM, mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk mengingatkan mahasiswa akan bahaya laten komunis.
“kita mencoba mengambil hikmah tentang sejarah kelam itu untuk dijadikan pembelajaran kedepannya” tambah Zulkifli.
Senada dengan itu, Rustam Hafid, selaku ketua pengurus masjid kampus Ulil Albab UNM mengatakan sangat mendukung penyelenggaraaan nobar ini.
“Kami sudah mendapatkan izin dari birokrasi kampus sebelumnya, yakni Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan UNM” ujar mahasiswa Jurusan Fisika ini.
Pada hari ahad (1/8), LDK FSI RI UNM akan mengadakan Kajian Kotemporer membahas Bahaya Syiah dan Komunis di tempat yang sama yang akan dirangkaikan dengan buka bersama puasa Asyura. (*rh)

artikel asli: LIDMI
Share:

Sunday, 24 September 2017

Beasiswa Meksiko 2018 (AMEXCID Scholarship) - S1, S2, S3


Pemerintah Meksiko kembali menawarkan beasiswa internasional 2018 bagi mahasiswa asing yang ingin menjalani studi di universitas-universitas Meksiko. Ada beberapa jenis beasiswa yang disediakan, di antaranya mobility program untuk mahasiswa sarjana (S1) dan pascasarjana dengan durasi 3 bulan, 4 bulan, dan 6 bulan. Kemudian beasiswa postdoktoral dan riset pascasarjana selama 12 bulan (minimum 1 bulan), program spesialisasi (1 tahun), gelar master (2 tahun), program doktor (3 tahun), dan spelisialisasi dan subspesialisasi kedokteran (3 tahun).
Beasiswa Pemerintah Meksiko 2018 tersebut ditawarkan Kementerian Luar Negeri Meksiko melalui Mexican Agency for International Development Cooperation (AMEXCID). Beasiswa tersebut dinamai 2018 Mexican Government Scholarship Program for International Students. Ada sekitar 90 lebih perguruan tinggi Meksiko yang berpartisipasi dalam beasiswa tersebut dan mahasiswa Indonesia salah satu yang diberi kesempatan mendaftar.
Pelamar dipersilakan untuk mendaftar beasiswa dengan pengecualian untuk beberapa jurusan, yaitu administrasi bisnis, operasi plastik, akuntansi, marketing, periklanan, kedokteran gigi dan odontologi, serta yang berhubungan.
Beasiswa dapat diikuti oleh kandidat yang baru akan memulai studi di universitas Meksiko atau mereka yang sedang menjalani kuliah di negara tersebut saat ini.
Beasiswa yang diberikan meliputi:
▪ Tunjangan bulanan sebesar 4 kali gaji minimum di Mexico City untuk beasiswa mobilitas sarjana, spesialisasi, gelar master atau riset tingkat master setara $9.604 peso (sekitar US $529,77)
▪ Tunjangan bulanan sebesar 5 kali gaji minimum di Mexico City untuk studi dan riset doktoral, postdoktoral, spesialisasi dan subspesialisasi kedokteran setara $12.066 peso (sekitar US $665,52).
▪ Biaya kuliah dan pendaftaran
▪ Asuransi kesehatan dari Lembaga Keamanan Sosial Meksiko (IMSS), dimulai bulan ketiga saat beasiswa berjalan
▪ Biaya visa mahasiswa untuk masa tinggal yang lebih dari 180 hari
▪ Tiket pesawat PP di awal dan akhir beasiswa
▪ Tunjangan transportasi umum dari Mexico City ke perguruan tinggi tujuan pada awal dan akhir beasiswa, jika belajar di luar Mexico City.

Persyaratan:
1. Bergelar sarjana, master, atau doktor, sesuai yang dipersyaratkan program
2. Minimum nilai rata-rata 8.0 untuk skala 0 - 10 (Setara IPK minimum 3.2 untuk skala 4)
3. Diterima atau saat ini sedang mengikuti program di salah satu perguruan tinggi Meksiko yang berpartisipasi.

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi ( Unduh ), diisi lengkap dan dipasang pasfoto digital
2. Statement of Purpose yang memperlihatkan alasan pelamar tertarik belajar atau melakukan penelitian di Meksiko (maksimum 2 halaman, ditulis dengan font Arial ukuran 12, dengan spasi tunggal)
3. Curriculum vitae (maksimum 3 halaman, ditulis dengan font Arial ukuran 12, dengan spasi tunggal)
4. Surat pernyataan jaminan untuk kembali ( Unduh )
5. Acceptance letter dari perguruan tinggi tuan rumah Meksiko, ditandatangani oleh pihak yang bertanggung jawab ((Direktur Kantor Urusan Internasional, Direktur Pertukaran Akademik, Kepala Departemen Studi Pascasarjana, Koordinator Pascasarjana, dll), yang menyatakan lama studi dengan mencantumkan tanggal awal dan akhir serta jenis studi. Untuk penelitian, acceptance letter juga harus menyatakan bahwa kandidat akan menerima pendampingan yang dibutuhkan untuk proyek penelitian, jika memungkinkan nama pembimbing.
6. Copy ijazah gelar terakhir
7. Copy transkrip nilai terakhir yang memperlihatkan IPK- atau IPK rata-rata bagi pelamar program mobility sarjana
- Untuk beasiswa mobility, sertakan surat dari perguruan tinggi pelamar yang menyetujui pemberian kredit akademik untuk kelas kuliah yang diambil di Meksiko
- Untuk hibah penelitian, copy dokumen akadmik memperlihatkan pelamar telah tamat atau saat ini terdaftar di program master atau doktor
8. Copy akte kelahiran
9. Copy paspor atau KTP
10. Surat keterangan sehat dari lembaga pemerintah atau swasta yang menunjukkan pelamar dalam kondisi sehat dan bisa melakukan perjalanan ke luar negeri serta menjalankan studi mereka.
11. 4 (empat) pasfoto asli terbaru, dengan latarbelakang putih, ukuran 3cm x3cm, disertai nama dan kewarganegaraan di belakangnya
12. Letter of acceptance untuk syarat dan ketentuan program, disertai tandatangan kandidat ( Unduh )
13. Bagi pelamar yang telah berada di Meksiko harus memiliki dokumen imigrasi terbaru, dibuktikan dengan kartu visa mahasiswa menetap sementara
14. Bagi pelamar yang sedang studi di Meksiko, wajib menyampaikan dokumen resmi dilegalisir dari IPK rata-rata 80, atau skala 80/100, yang dikeluarkan oleh institusi di mana mahasiswa bersangkutan terdaftar saat ini (ditandatangani serta dicap oleh otoritas berwenang)
15. Jika Bahasa Spanyol bukan bahasa asli dari pelamar, sertakan sertifikat mahir berbahasa Spanyol dari universitas atau pusat bahasa
16. Untuk beasiswa penelitian di dalam bahasa yang berbeda dari bahasa Spanyol, wajib mengirimkan komunikasi resmi dari institusi tuan rumah, yang menyatakan komitmen untuk menyediakan bimbingan dalam bahasa berbeda, menentukan nama bahasa dan pengajar
Ctt: Jika dokumen tidak dalam bahasa Spanyol, maka harus diterjemahkan ke dalam bahasa Spanyol namun tidak perlu disahkan/disertifikasi.
Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa Pemerintah Meksiko 2018 untuk program S1, S2, S3, riset, dan spesialisasi tersebut
dilakukan secara online di laman
sigca.sre.gob.mx
Pelamar perlu membuat akun terlebih dahulu sebelum bisa mengajukan aplikasi secara online dengan melampirkan dokumen aplikasi yang diminta. Anda juga dapat melihat panduannya di link unduhan formulir di atas untuk teknis pendaftaran lebih lanjut.
Batas akhir pendaftaran online adalah 28 September 2017 pukul 15.00 waktu Meksiko. Hasil seleksi akan diumumkan pada 29 November 2017 melalui kantor diplomatik Meksiko. Biasanya melalui Kedubes Meksiko di Jakarta.
Kontak:
Email: infobecas@sre.gob.mx
Artikel: Asli
Share:

Monday, 11 September 2017

Innalillahi wainna ilaihi raji'un. Prof. Muris, salah satu putera terbaik Sulawesi Barat wafat


Innalillahi wainna ilaihi rajiun, kabar duka datang dari tanah Mandar,  Selasa (12/9/2017).
Sala seorang putra terbaik Sulawesi Barat yang juga Ketua Prodi Fisika Pascasarjana UNM, Prof Dr Muris telah berpulang kepangkuan Ilahi.  Informasi ini telah beredar luas di media sosial sejak selasa,  12/9/17. Salah satunya adalah postingan salah satu kerabat beliau.  Abu Khaula Alfiadi

"Salah Seorng Putra Terbaik Sulbar Berpulang Kerahmatullah
Persiapan penyelenggaraan jenazah Prof.Dr Muris (52 th) Putra Terbaik sulbar dibidang SAINS FISIKA. Berikut RIWAYAT HIDUP singkat beliau semoga ALLAH MERAHMATINYA.
SD TINGGAS
SMP SOMBA
SMU 1 MJENE
IKIP UJUNG PANDANG
 S2 S3 di Francis sebagai utusan UNM
Saat meninggal Beliau masih
Dosen di fakultas FMIPA UNM
GURU BESAR DI PASCA UNM
Meninggalkan 1 org istri
1 org anak laki
3 anak perempuan
ada info yg sy dengar tadi bahwa bapak bupati dan wakil bupati majene akan hadir di acara pemakaman beliau
Semoga ALLAH MEMBALAS JASA2 BELIAU DAN MENERIMA SELURUH AMAL BAIK BELIAU. MENGAMPUNI DAN MENEMPATKAN BELIAU DISURGANYA... " 
Selain dikenal sebagai Fisikawan,  Prof. Muris juga pernah menjadi pembina  Forum Ukhuwah Mahasiswa Islam (FUMI),  Sebuah forum mahasiswa Sulawesi Barat yang ada di Makassar.
 Prof Muris meninggal disalah satu rumah sakit yang ada di Makassar diusianya yang ke-53 tahun. Almarhum rencananya dikebumikan di kampung halamannya, Somba, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulbar
Share:

7 keadaan wanita sebelum Islam



Sebelum Islam hadir di bangsa Arab secara khusus dan di negeri lain secara umum. Ketika itu manusia dalam keadaan fatrah (kosong) dari para rasul. Jalan-jalan kehidupan rusak. Allah Subhaanahu Wata’ala telah melihat mereka sebagaimana yang terdapat dalam hadits, maka Allah Subhaanahu Wata’ala murka kepada mereka, Arab maupun non Arab, kecuali segelintir dari ahlul kitab.
Bagaimana bangsa-bangsa yang “berperadaban” memperlakukan kaum wanita
1.      Dalam pandangan bangsa Yunani wanita adalah kotoran syaithan dan tidak memiliki hak sama sekali.
2.      Dalam pandangan bangsa Romawi wanita dianggap sama dengan benda mati yang tidak memiliki ruh.
Jadi boleh diapakan saja sampai wanitapun pada zaman itu boleh saja untuk diperjualbelikan
3.      Dalam pandangan bangsa India wanita tidak memiliki hak hidup setelah suaminya meninggal.
Orang-orang India dahulu jika seorang suami meninggal maka istrinya dibakar bersama mayat suaminya.
4.      Dalam pandangan bangsa Yahudi wanita tidak memiliki hak waris dan dianggap sama dengan sampah apabila dia haid.
Dalam ajaran Yahudi, wanita haid tidak boleh duduk, tidur bersama suaminya, ia ditempatkan di suatu tempat khusus dan tidak boleh didekati oleh siapapun. Sedangkan kaum nasrani semua boleh hingga melakukan hubungan suami istripun boleh.
5.      Dalam pandangan kaum Nasrani wanita disamakan dengan benda mati dan menjadi permainan kaum lelaki.
6.      Dalam pandangan bangsa Cina wanita tidak memiliki hak waris.
7.      Dalam pandangan bangsa Arab wanita tidak memiliki hak waris bahkan diwarisi dan dikubur hidup-hidup ketika masih kecil.
Arab adalah bangsa yang paling jahat dalam memperlakukan kaum wanita sebelum kedatangan Islam. Istri-istri bapaknya boleh diwarisi oleh anaknya yang bukan ibu kandungnya.

Ketika Islam datang, ia mengangkat derajat wanita dan mengembalikannya kepada keadaannya sebagai manusia yang layak. Allah Subhaanahu Wata’ala berfirman (yang artinya), “Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya Kami telah menciptakan kalian menjadi pria dan wanita.” (QS. Al Hujurat:13). Di sini Allah Subhaanahu Wata’ala menyebutkan bahwa wanita adalah sekutu pria dalam status kemanusiaan. Wanita juga bersekutu dengan pria dalam dosa dan pahala karena amal. Allah Subhaanahu Wata’ala berfirman (yang artinya), “Siapa yang beramal shalih dari kalangan pria dan wanita dan dia beriman, maka pasti Kami akan memberinya kehidupan yang baik dan akan Kami berikan balasan dengan sebaik-baiknya apa yang mereka amalkan.” (QS. An Nahl: 97). Allah Subhaanahu Wata’ala berfirman (yang artinya), “Agar Allah mengazab pria yang munafik dan wanita yang munafik, pria yang musyrik dan wanita yang musyrik.” (QS. Al Ahzab: 73). Allah Subhaanahu Wata’ala juga mengharamkan dianggapnya wanita termasuk barang yang diwarisi, dalam firman-Nya, artinya, “Wahai orang-orang yang beriman tidak halal kalian mewarisi wanita dengan jalan paksa.” (QS. An Nisa: 19).


Share: