Saturday, 28 November 2020

Pemprov DKI Resmikan PLTS Pulau Sebira




Jakarta Rabu (25/11) merupakan hari bersejarah yang membahagiakan, Pulau Sebira dengan 160 keluarga akan memiliki listrik bukan hanya aman tetapi juga ramah lingkungan dengan beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Pulau Sebira.

Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (UID Jaya) meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Pulau Sebira berkapasitas daya sebesar 400 kilo Watt peak (KWp) dan diproyeksi dapat menghasilkan energi sebesar 1.200 kWh per hari. PLTS terbesar hybrid di Jakarta sekaligus menjadi kado ulang tahun Kabupaten Kepulauan Seribu yang baru merayakan 19 tahun. 

Ibukota Jakarta terdiri dari daratan dan kepulauan. Pulau Sebira adalah pulau terdepan ibu kota Jakarta, jaraknya dari pantai utara Jakarta 120 km, hampir sama dengan 2 kali jarak Jakarta - Bogor. Komitmen kami, warga Jakarta di mana pun tinggalnya harus mendapatkan akses yang sama atas fasilitas yang disediakan oleh pemerintah, ini indikator hadirnya keadilan sosial di Jakarta.

Hadirnya PLTS di Pulau Sebira ini mengirimkan pesan penting bukan hanya bagi warga Jakarta melainkan juga seluruh Indonesia. Karena jika wilayah kepulauan di Jakarta yang notabenenya dekat dengan Pemerintah Pusat seluruh fasilitasnya dapat dipenuhi, maka semangat ini juga dapat diwujudkan untuk memenuhi fasilitas wilayah Kepulauan lain di Indonesia.

Konektivitas kelistrikan yang menjadi tanggung jawab negara menjadi salah satu elemen penting bagi masyarakat kepulauan untuk meningkatkan taraf hidup, ekonomi, dan kesejahteraan mereka. Contohnya saja, dengan adanya listrik maka warga Pulau Sebira dapat mengakses cold storage yang membuat hasil tangkapan mereka dapat tetap segar sehingga meningkatkan nilai jual.

"Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan PLN Disjaya yang telah dituntaskan sesuai dengan rencana. InsyaAllah dirasakan manfaatnya, mudah-mudahan ke depan bisa lebih banyak lagi kolaborasi seperti di Pulau Sebira ini." Tutur Anis di halaman Facebook miliinya. 


Sumber: fp Anies Baswedan

Share:

Friday, 27 November 2020

Pemprov DKI Terima Medali EMAS Bhumandala Award

 


17 Januari 2018, Pemprov DKI Jakarta meluncurkan sebuah program namanya Jakarta Satu. Kita tegaskan sikap bahwa tiap bagian di DKI Jakarta tidak boleh lagi berjalan sendiri-sendiri. Harus terintegrasi itu prinsipnya, lalu diterjemahkan dalam narasi dan program: satu peta, satu data, satu kebijakan. Mengintegrasikan sehingga semua pengambilan keputusan mendasarkan kepada data. 


Alhamdulillah, malam ini inovasi Pemprov DKI Jakarta tersebut kembali meraih penghargaan pada Bhumandala Award – Penghargaan Simpul Jaringan Informasi Geospasial dari Badan Informasi Geospasial Republik Indonesia - BIG.


Provinsi DKI Jakarta berhasil meraih Bhumandala KANAKA (Medali Emas) dan serta Bhumandala KENCANA (Geoportal Terbaik) untuk kategori Provinsi.


Provinsi DKI Jakarta dinilai telah berhasil membangun Simpul Jaringan Informasi Geospasial dengan baik, aktif dan operasional, yaitu Jakarta Satu. Simpul Jaringan Informasi Geospasial DKI memanfaatkan data geospasial skala besar yang telah mengikuti sistem referensi geospasial nasional. Dengan adanya Jakarta Satu, data-data dari seluruh OPD akan terintegrasi dan dapat diakses langsung oleh Pemprov DKI Jakarta di dalam peta dasar tunggal.


Melalui Jakarta Satu, berbagai kebijakan yang diambil Pemprov DKI Jakarta  dapat dilakukan secara konsisten berdasarkan pada kesamaan data dan informasi. Jakarta Satu menjadi salah satu contoh perubahan menuju good governance sistematis.


Penghargaan ini memang yang menerima Gubernur, tetapi ini adalah hasil kerja kolektif. Teman-teman yang bekerja, ratusan orang yang berada di belakang layar mengimplementasikan visi JAKARTA SATU. Mereka tidak memegang langsung penghargaan ini, tetapi merekalah yang senyatanya bekerja mewujudkan apa yang kita sebut sebagai integrasi. Mereka-mereka yang bekerja dengan data biasanya bekerja dalam sunyi, memang tidak terlihat tapi dampaknya terasa.


Apresiasi atas kolaborasi berbagai OPD dalam Jakarta Satu, sehingga pertukaran data berjalan dengan lancar dan terbuka. Data yang digunakan bersama oleh OPD terbukti meningkatkan efisiensi pelaksanaan kegiatan perencanaan dan pemantauan pembangunan.


Termasuk dalam urusan mengatasi pandemi COVID-19, kita juga memanfaatkan informasi geospasial bisa dilihat di corona.jakarta.go.id. Di situ ada peta sebaran kasus. Itu semua bisa terjadi karena kita memiliki integrasi data lewat program Jakarta Satu. Jadi kami merasa sangat bersyukur bahwa ini semua bisa berjalan lewat kolaborasi.


Kami berterima kasih atas dukungan, bimbingan dari Badan Informasi Geospasial selama ini. Kami berharap ke depan, insyaAllah bisa mengembangkan ini lebih jauh lagi.


Sumber: FP Anies Baswedan

Share:

Thursday, 8 October 2020

Dosa yang Membinasakan

 


Semua dosa ibarat racun bagi hati, serta factor yang menyebabkannya sakit dan rusak. Dialah yang membuat hati sakit dan keinginannya tidak sesuai dengan kehendak Allah . Bahaya dosa bagi hati, bagaikan bahaya racun bagi tubuh.

Ibnu Mubarak mengatakan:

“aku melihat dosa-dosa bisa mematikan hati

Kecanduan dosa menyebabkan hina

Sementara meninggalkan dosa menyebabkan hati hidup

Sebaik-baik perkara bagimu ialah meninggalkannya”

Perbuatan dosa memiliki pengaruh bahaya bagi hati dan tubuh baik di dunia maupun di akhirat yang hanya diketahui oleh Allah . tidak ada kejelakan dan penyakit di dunia dan akhirat, kecuali disebabkan dosa dan maksiat. Ibnu Qayyim al-jauziyah secara ringkas menguraikan, “apa yang menyebabkan bapak dan ibu kita Adam dan Hawa diusir dari surge, tempat segala kenikmatan, keindahan dan kesenangan menuju ke negeri tempat berbagai penyakit, kesedihan dan musibah (dunia)?”

Apa yang menyebabkan iblis diusir dari kerajaan langit, dilaknat dan diubah lahir dan bathinnya. Lalu perawakannya diubah menjadi yang paling buruk dan keji. Bathinnya jelek daripada perawakannya. Yang diubah menjadi jauh, rahkamt diunah menjadi laknat, indah diubah menjadi buruk, surge diubah menjadi neraka yang menyala-nyala?

Jadilah iblis hina sehina-hinanya dan jauh sejauh-jauhnya dihadapan Allah. Ia mendapatkan murka dari Rabb yang paling besar, lalu Dia membinasakannya., lantas iblis menjadi pemimpin bagi orang-orang fasik dan berdosa yang rela dipimpin olehnya. Kami senantiasa memohon perlindungan kepada-Mu ya Allah dari menentang perintahmu dan menerjang larangan-Mu.

Apa yang menyebabkan penduduk bumi tenggelam? Bahkan air sampai naik meneggelamkan puncak gunung? Apa yang menyebabkan kaum ‘Ad diterpa angina topan sehingga mencampakkan mereka/ mereka mati dimuka bumi ini, seolah-olah mereka batang kurma yang telah kering?

Apa yang menyebabkan teriakan pada kaum Tsamud hingga hati mereka terlepas dari lambung-lambung mereka dan mereka mati?

Apa yang menyebabkan desa-desa di Al-Luthiyah (kaum nabi Luth) musnah, sehingga para malaikat mendengar lolongan anjing mereka. Lalu, Dia membalikkan mereka, yang diatas menjadi dibawah dan menghancurkan mereka semua. Setelah itu mereka dilempari batu-batu  dari tanah liat yang kering. Maka lengkaplah siksaan yang ditimpakan kepada mereka yang belum pernah ditimpakan kepada ummat selain mereka. Hal itu sebagai contoh bagi orang orang zalim lainnya, jelas, siksaan itu tidak jauh dari orang-orang zalim lainnya.

Semua adzab tersebut tidak lain disebabkan oleh perbuatan dosa dan maksiat yang dianggap remeh dan mereka banggakan kepada satu dengan yang lainnya. Hingga Allah membuat mereka larut dan menikmati dosa tersebut sampai datangnya adzab yang pedih dan mengerikan tersebut

Share:

Wednesday, 7 October 2020

Menjadi Pelayan Allah ﷻ

 


Rasulullah pernah melakukan shalat hingga kedua kakinya bengkak. Ketika ditanya tentang hal itu beliau menjawab “tidak bolehkakh aku menjadi hamba yang bersyukur?”

Yahya bin Muadz berkata “barang siapa yang senang melayani Allah , segala sesuatu akan senang melayaninya, barang siapa matanya senang kepada Allah, setiap mata akan senang melihatnya.

Ibnu Mas’du pernah berkata kepada seseorang, “obatilah hatimu, karena tuntutan Allah kepada para hamba adalah kebaikan hati mereka”.

Maksudnya, keinginan dan tuntutan-Nya kepada mereka. Sementara itu,baiknya hati adalah dengan memenuhinya dengan kecintaan kepada Allah , barang siapayang cinta kepada Allah , ia akan senang melayaninya. Selanjutnya, pelayanannya kepada Allah akan menjadi energi hati dan makanan jiwanya. Seperti ungkapan seorang penyair:

Jadilah orang yang senang melayani Rabb mu

Karena orang orang yang jatuh cinta ialah pelayan bagi para kekasihnya

Ibnu Mubarak berkata:

Éngkau bermaksiat kepada Allah, tapi engkau mengharap cintanya

Sungguh sebuah perumpamaan yang indah

Bila cintamu jujur, niscaya engkau akan menaati-Nya

Karena orang yang jatuh cinta biasanya akan taat pada orang yang dicintainya

Kerinduan melayani Allah melebihi kerinduan orang lapar terhadap makanan dan minuman.apabila seorang hamba telah merasakan manisnya interaksi dengan Allah dengan melanggengkan ketaatan, ia akan cinta terhadap ketaatan. Sedikitpun ia tidak bisa lepas darinya.

Bila ia mendapati dirinya menganggur dan tidak melaksanakan ketaatan kepada Allah dadanya terasa sempit. Disamping itu, ia memperoleh motivasi dalam hatinya yang menyuruhnya u tuk berbuat taat kepada Allah.

Seorang wanita salaf berpetuah kepada anak-anaknya:

“biasakanlah diri kalian mencintai dan menaati Allah, sebab orang-orang bertakwa itu jinak (baca:senang) dengan ketaatan dan anggota badan mereka buas (baca:enggan) dengan selain ketaatan. Jika setan menawari maksiat kepada mereka, maksiat tersebut melewatinya sembari merasa malu karena mereka mengingkarinya”


sumber: buku tazkiyatun nafs (penyucian jiwa dalam islam - Dr Ahmad Farid

Share:

Monday, 5 October 2020

(Bag.1) Konsekwensi Syahadat Laa Ilaha illallah



 Pembahasan ini sangat penting karena ia merupakan konsekuensi dari syahadat “Laa Ilaaha Illallah”. Karena  yang menyatakan Laa Ilaha Illallah bukan hanya di mulut.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Man qaala Laa Ilaha Illallah hal min qalbihi” tidak dikatakan “man qaala Laa Ilaha Illallah dahalal jannah” karena Laa Ilaha Illallah itu bukan intaqu billisan faqad” tapi “ittiqadu fidhdhamir. Pengamalan dalam bentuk  syariat dan manhaj al haya. Di sini disebutkan “di antara”, jadi tidak disebutkan “semuanya”. Jadi, jika seseorang mengucapkan Laa Ilaha Illallah maka dituntut untuk memenuhi hal ini, jika tidak maka ada penyimpangan dari pemahamannya terhadap Laa Ilaha Illallah dan inilah yang perlu kita luruskan di tengah-tengah kaum muslimin.

Beberapa konsekuensi  syahadat “ Laa ilaaha illallah” :

1.        At Ta’ah

(QS. 5 : 7),  

Ketika kita menyatakan Laa Ilaha Illallah berarti konsekuensinya kita harus memberikan loyalitas mutlak, ketaatan mutlak kepada Allah. Berarti kita mengikrarkan bahwa ketaatan kita hanya ditujukan kepada Allah dan hanya karena Allah. Kita ibaratnya seperti prajurit di hadapan komandannya, yang selalu siap bahkan lebih daripada itu. 

2.        Tunduk dan patuh

QS. Al Baqarah : 116 , QS. Al An’am : 56

Ketika kita mengucapkan Laa Ilaha Illallah berarti kita mengikrarkan bahwa ketundukan kita hanya ditujukan kepada Allah semata.

3.        Raja’(Harap)

QS. Alam Nasyrah : 8, QS. At-Taubah : 18

Tidak ada yang kita harapkan kecuali Allah . Orang yang memahami makna Laa Ilaha Illallah adalah orang yang paling ikhlasdalam beribadah kepada Allah

4.        Khauf (takut)

QS. Al Baqarah : 40, Ali Imran: 175

Takut yang hanya boleh ditujukan kepada Allah adalah takut ta’abbudi, yaitu takut karena Kemaha Besaran Dzat-Nya.

5.        Tawakkal

QS. Al Mumtahanah : 4, Al Maidah:23. At Thalaq : 3

Rasulullah bersabda : ”Seandainya kalian bertawakkal kepada Allah dengan sesungguhnya, niscaya Allah akan membeerikan rezeki kepada kalian sebagaimana yang engkau butuhkan, bagaikan burung yang keluar tiap pagi dalam keadaan lapar dan pulang dalam keadaan perut yang buncit karena kenyang”.

Menyerahkan diri hanya kepada Allah. Banyaknya muncul kesyirikan ini diakibatkan hilangnya rasa tawakkal kapada Allah.

Contoh kesyirikan: bertawakkal kepada kemampuan sendiri.

6.        Do’a

QS. Al Mu’min:60

Do’a dalam artian meminta, banyaknya terjadi penyimpangan dalam hal do’a yang berkaitan dengan pengamalan syahadat Laa Ilaha Illallah banyaknya yang meminta sesuatu yang hanya dapat dikabulkan oleh Allah kepada orang lain.

PEMBAHASAN BERSAMBUNG
Share:

Wednesday, 30 September 2020

Khutbah Iblis yang Membuat Siapapun Tersentuh


Di akhirat nanti, setelah proses penghitungan (hisab) selesai, manusia terbagi dua kelompok. Allah memasukkan orang-orang beriman dan beramal saleh ke dalam surga, sedangkan orang-orang kafir dimasukkan ke dalam neraka.

Selesai hisab itu, Iblis la’natullahi ‘alaihi (makhluk yang dilaknat Allah) berpidato di hadapan kelompok penghuni neraka. Pidato Iblis itu diabadikan oleh Allah SWT di dalam Alquran, tepatnya Surat ke-14 (Ibrahim) ayat  22.

Khutbah tersebut disampaikan oleh Iblis kepada para pengikutnya pada saat yang sangat menegangkan…tatkala mereka pertama kali dimasukkan ke dalam neraka jahannam…tatkala mereka telah melihat api yang menyala-nyala yang siap membakar mereka…!!!

Khutbah tersebut…

Benar-benar masuk ke dalam hati para pengikut Iblis…,

Khutbah yang mengalirkan air mata mereka…

khutbah yang benar-benar telah menyadarkan mereka akan kesalahan-kesalahan mereka…

Khutbah yang menyadarkan mereka bahwasanya selama ini mereka hanya terpedaya oleh sang pemimpin…sang khotiib…Iblis la’natullah ‘alaihi

Allah menyebutkan khutbah Iblis yang sangat menyentuh tersebut:

وَقَالَ ٱلشَّيۡطَٰنُ لَمَّا قُضِيَ ٱلۡأَمۡرُ إِنَّ ٱللَّهَ وَعَدَكُمۡ وَعۡدَ ٱلۡحَقِّ وَوَعَدتُّكُمۡ فَأَخۡلَفۡتُكُمۡۖ وَمَا كَانَ لِيَ عَلَيۡكُم مِّن سُلۡطَٰنٍ إِلَّآ أَن دَعَوۡتُكُمۡ فَٱسۡتَجَبۡتُمۡ لِيۖ فَلَا تَلُومُونِي وَلُومُوٓاْ أَنفُسَكُمۖ مَّآ أَنَا۠ بِمُصۡرِخِكُمۡ وَمَآ أَنتُم بِمُصۡرِخِيَّ إِنِّي كَفَرۡتُ بِمَآ أَشۡرَكۡتُمُونِ مِن قَبۡلُۗ إِنَّ ٱلظَّٰلِمِينَ لَهُمۡ عَذَابٌ أَلِيمٞ  ٢٢

Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: "Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu". Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih. (QS: Ibrahim 22)

Demikianlah khutbah Iblis tersebut….setelah ia menggoda manusia…setelah menipu mereka…setelah menjerumuskan mereka dalam neraka…setelah tercapai cita-citanya…lalu…

·        Iapun berlepas diri dari para pengikutnya. Ia sama sekali tidak mau bertanggung jawab atas godaan-godaannya…

·        Bahkan ia sama sekali tidak mau disalahkan dan dicela…akan tetapi ia menyuruh mereka (para pengikutnya) untuk mencela diri mereka sendiri…

·        Bahkan ia mengaku sejak dulu kufur/ingkar terhadap kesyirikan yang dilakukan oleh pengikutnya…

Yang lebih menjadikan para pengikutnya tersentuh, Iblis menutup khutbahnya dengan menyatakan bahwa “Sesungguhnya orang-orang zalim mendapatkan siksaan yang pedih”…lalu Iblis menyebutkan tentang kenikmatan penduduk surga, yaitu orang-orang yang tidak mau menjadi pengikut Iblis…!!!

Sungguh kehinaan dan kesedihan yang tidak bisa terbayangkan dalam hati para penghuni neraka tatkala mendengar khutbah dari sang pemimpin…

Semoga Allah menjaga kita dari rayuan Iblis…jangan sampai kita termasuk dari orang-orang yang tersentuh karena kutbah Iblis ini….orang-orang yang tatkala di dunia tidak tersentuh oleh nasehat-nasehat, tidak tergerak hati mereka tatkala mendengar pengajian-pengajian dan khutbah-khutbah…hati mereka hanyalah tergerak dan tersentuh tatkala mendengar khutbah Iblis….wal’iyaadzu billah.

 #khutbah_iblis

Share:

Saturday, 26 September 2020

SEBAB UTAMA TERJADINYA PROBLEMATIKA UMMAT



Jika dikaji, diantara sebab-sebab terjadinya problematika ummat islam maka kita akan menemukan sebab yang paling utama, artinya akar dari munculnya sebab-sebab yang lain yakni jauhnya ummat islam dari kitabullah dan sunnah-sunnah Rasulullullah shallallahu ‘alaihi wasalla

 Q.S Az-zukhruf:36-37

36.  Maka bagi Allah-lah segala puji, Tuhan langit dan Tuhan bumi, Tuhan semesta alam.

37.  Dan bagi-Nyalah keagungan di langit dan bumi, dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam

Artinya “Sesungguhnya  Allah mengangkat derajat suatu kaum dengan al-qur’an dan merendahkan kaum yang lain dengan al-qur’an”. (Hadits riawayat muslim, ibnu majah, ahmad dan ad-darii).

Kunci kejayaan / kemuliyaan ummat-ummat terdahulu itu adalah perhatian mereka terhadap Al-qur’an dan sunnah tapi sekarang ini dengan kemajuan teknologi, kedudukan sunnah dikaburkan seolah-olah kita bisa merubah keaadaan, kita bisa jaya bukan dari al-qur’an tapi dari ekonomi, politik dan pendidikan, bukan pendidikan yang shahih bukan pendidikan yang integral yang mendidik seluruh aspek tetapi pendidikan yang hanya mementingkan dunia, inilah yang saat ini paling banyak dipropagandakan kalau mau ummat islam tidak terbelakang kuasai ekonomi maka dia sibuk bergelut dalam masalah ekonomi sampai hasilnya adalah cinta dunia dan jadi orang yang materialis. Kita harus berpartai politik, harus menguasai teknologi lalu kemudian melupakan apa yang menjayakan ummat islam terdahulu. Kalau pola pikir sudah begini, maka tunggulah kehancuran ummat islam karena itu sederhana, kita mencarikan jalan keluar atau solusi yakni kembali kepada Al-qur’an dan as-sunnah sebagaimana hadits tadi. “Sesungguhnya  Allah mengangkat derajat suatu kaum dengan al-qur’an dan merendahkan kaum yang lain dengan al-qur’an”. (Hadits riwayat muslim, ibnu majah, ahmad dan ad-darii).

Siapa lagi perkatan yang paling benar selain perkataan Allah dan RasulNya. Ini sudah menjadi konsep yang jelas tekstual dan kontekstual. Dan bagaimana caranya kembali kepada Al-qur’an dan As-sunnah? kalau tidak mendalami QS.Al Jumu’ah ayat 2:

 

“ Dia-lah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan mereka Kitab dan hikmah (As Sunnah). dan Sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata,”

Dan mendalami sirah Rasulullah maka kita akan menemukan bahwa konsep kembali kepada al-qur’an dan As-sunnah itu adalah Attarbiyah al islamiyah. Tarbiyah islamiyah yang kontinyu dan berkalnjutan dan tidak pernah terputus hingga datangnya hari kiamat.

Solusi inilah yang diharapakan melahirkan Rijal atau kader-kader yang Rabbani karena kader yang Rabbani inilah yang memiliki peranan yang sangat menentukan sesudah takdir dan konsep Allah dalam memenangkan dan menjayakan ummat islam.

Share: