Thursday, 12 May 2022

Halal Bihalal, Tradisi Tahunan untuk Menjaga Silaturrahim



 

Tradisi Halal Bihalal pertama kali dilaksanakan di masa revolusi kemerdekaan. Indonesia yang terancam karena kedatangan Belanda mendorong sejumlah tokoh menghubungi Soekarno pada bulan Ramadan tahun 1946.

Pertemuan itu dilakukan untuk memohon agar Soekarno bersedia di hari raya Idul Fitri yang jatuh pada bulan Agustus menggelar pertemuan dengan mengundang seluruh komponen revolusi. Tujuannya adalah agar lebaran menjadi ajang saling memaafkan dan menerima keragaman dalam bingkai persatuan dan kesatuan bangsa.

Presiden Soekarno menyetujui dan dibuatlah kegiatan halal bihalal yang dihadiri tokoh dan elemen bangsa sebagai perekat hubungan silaturahmi secara nasional. Sejak saat itu, tradisi halal bihalal dikenal dan kini tetap dilestarikan oleh masyarakat Indonesia saat lebaran.

Hari ini, halal bihalal menjadi sangat popular dilaksanakan diseluruh pelosok negeri. Salah satunya di Desa Sendana, Kabupaten Majene Propinsi Sulawesi Barat.

Momen lebaran Idul Fitri 1443 H kali ini di Palipi Sendana turut dimeriahkan  dengan diselenggarakannya kegiatan Halal Bihalal oleh Remaja Masjid Jami’An-Nur Palipi Sendana pada hari Selasa, 10 Mei 2022.

Kegiatan Halal Bihalal ini dilaksanakan dengan mengusung tema “Menjalin Silaturrahim, Saling Memaafkan dan Kembali Suci di Hari Raya Idul Fitri” dengan menghadirkan Ustadz Sudirman Suhdi, M.Pd sebagai penceramah.

Dalam ceramahnya, Sudirman menyampaikan pentingnya untuk saling memaafkan agar persaudaraan atau silaturrahim bisa tetap terjaga sehingga kita keluar dari bulan ramadhan menjadi priibadi yang kembali suci sebagaimana bayi yang baru lahir.

Sementara itu, ketua panitia, Muh. Ismu Faqih mengatakan bahwa kegiatan Halal Bihalal ini bisa menjadi momen silaturrahim dan pertemuan dengan warga desa.



“momen sekali setahun ini kita harapkan bisa menjadi momen silaturahhim bagi seluruh warga Desa Sendana, termasuk warga yang banyak merantau ke daerah lain” tutur Faqih (10/05/2022).

Lebaran Idul Fitri memang selalu menjadi momen bagi warga yang merantau untuk pulang kampung berkumpul dengan keluarga, termasuk warga desa Sendana.

Rahmat Sophyan

Share:

Thursday, 14 April 2022

Semarakkan Ramadhan, Remas An-Nur Palipi Gelar Lomba Keagamaan



PALIPI Remaja Masjid Jami’ An-Nur Palipi menggelar berbagai macam keguatan amaliyah ramadhan, salah satunya adalah perlombaan keagamaan.

Kegiatan lomba yang dipusatkan di Masjid Jami’ Annur Palipi tersebut dilaksanakan selama tiga hari mulai hari selasa tanggal 12 sampai dengan Kamis tanggal 14 april 2022.

Berbagai macam lomba keagamaan dilaksanakan diantaranya Lomba Adzan, Lomba gerakan shalat, hafalan al-quran, praktik wudhu, serta rangking satu wawasan keislaman.

Mega Rezkiyah, salah satu pengurus Remas An-Nur Palipi  menyampaikan bahwa kegiatan lomba keagamaan yang dilaksanakan bertujuan memberikan ruang  kepada anak-anak di Desa Sendana untuk mengisi ramadhan dengan kegiatan yang bermanfaat.

“kegiatan ini bertujuan memberikan ruang kepada adik-adik kita untuk mengisi ramadhan mereka dengan kegiatan yang bermanfaat seperti yang sedang dilakukan saat ini” ungkap Ega (13/04/22).

Puluhan peserta lomba yang terdiri dari anak usia Sekolah Dasar tersebut cukup antusias mengikuti seluruh rangkaian lomba yang menawarkan berbagai macam hadiah menarik dari panitia lomba tersebut.


Share:

Thursday, 31 March 2022

Sambut Ramadhan, Pemuda Desa Sendana Gelar Turnamen Sepak Bola

 



Sejumlah pemuda Desa Sendana selenggarakan Turnamen Sepak Bola Mini, Palipi Cup II U-12 se-Desa Sendana pada 28-31 Maret 2021.

Turnamen yang diselenggarakan di lapangan Kantor Desa Sendana tersebut diselenggarakan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1443 H. 

Arham Taupan, selaku ketua panitia dalam kegiatan tersebut menyampaikan harapan agar kegiatan tersebut bisa menambah stamina kebugaran, serta semangat dalam menjalankan ibadah puasa nantinya. 

"Dengan kegiatan ini kami berharap semua peserta, panitia dan semua masyarakat Desa Sendana bisa lebih bersemangat dalam menyambut bulan suci ramdhan di tahun ini. dan juga kedepannya, sepakbola usia dini di Desa Sendana makin maju dan berkembang" Tutur Taupan (01/04/22). 

Sementara itu, tim yang berlaga dalam turnamen tersebut memiliki nama yang unik. Yaitu dengan mengambil nama-nama tim yang berlaga di Liga 1 Indonesia. 

Adapun tim yang keluar sebagai pemenang adalah:

Persebaya juara 1, PSM juara 2 dan Arema juara 3


Penulis: Irwansyah

Editor: Rahmat sophyan

Share:

SAMBUT RAMADHAN, WAHDAH ISLAMIYAH MENGIKUTI PEMBEKALAN DA'I OLEH MUI MAJENE

 


Majene. Pengurus Wahdah Islamiyah Majene hari ini telah mengikuti kegiatan pembekalan da'i/da'iyah yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kab. Majene yang bertempat di ruang pola kantor Bupati Majene. Wahdah Islamiyah Majene sebagai ormas Islam yang eksis di Kab. Majene turut hadir memenuhi undangan MUI Majene bersama ormas-ormas Islam lainnya serta KUA tiap kecamatan. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh bapak wakil Bupati Majene.  

Ketua MUI Kab. Majene, Bapak Prof. DR. KH. M. Napis Djuaeni, MA dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan agar seluruh mubaligh/muballigah jika menyampaikan ceramah itu bisa sifatnya membina bukan menghina, mengajak bukan mengejek, menyampaikan pesan-pesan yg menyegarkan bukan yg meresahkan apalagi kita akan berjumpa bulan Ramadhan semoga pesan-pesan keagamaan bisa tersampaikan dengan baik. 

Beliau secara khusus menyebutkan tiga ormas Islam yaitu NU, Muhammadiyah, dan Wahdah Islamiyah agar bisa semakin bersatu kedepan sebagai upaya untuk menguatkan kehidupan kerukunan umat beragama di Kab. Majene

Wakil Bupati Majene, Bapak Arismunandar, S.STP., MM dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa pada ramadhan tahun ini Pemrintah Kabupaten Majene juga akan melaksanakan safari ramadhan dengan berkordinasi dengan MUI Kab. Majene dan Kemenag Majene. Beliau jg menyebutkan bahwa pemda juga senantiasa berupaya untuk menjaga masyarakat majene agar tidak terpapar dari paham radikalisme dan meningkatkan nilai-nilai religius dalam kehidupan masyarakat. Beliau jg menyebutkan agar ormas NU, Muhammadiyah, dan Wahdah Islamiyah diharapan juga dapat berkontribusi dalam hal ini.

Pengurus Wahdah Islamiyah Majene yang sekaligus da'i, Ust. Umar Masyhude, S.Pd.I  turut hadir mendampingi Ketua Wahdah Islamiyah Majene, Ust. Muhammad Saddang, S.Si., M.Pd. 

Ketua Wahdah Islamiyah Majene mengungkapkan  bahwa mudah-mudahan  kegiatan seperti ini terus dilaksanakan di waktu-waktu yang akan datang agar semakin menguatkan ukhuwah dan persatuan para da'i/ muballigh di Kab. Majene. Insya Allah Wahdah Islamiyah Majene senantiasa siap bekerja sama dengan Pemda Majene, MUI, Kemenag, dan semua pihak yg terkait demi mewujudkan Majene yg Unggul, Mandiri, dan Religius.


Share:

Saturday, 1 May 2021

Wahdah Majene Tebar Ifthor untuk Korban Gempa di Malunda



MAJENE. Panitia Amaliyah Ramadhan DPD Wahdah Islamiyah Majene melakukan pembagian ifthor untuk masyarakat korban gempa di kecamatan Malunda pada Sabtu (01/04/21).

Kegiatan pembagian ifthor tersebut merupakan kolaborasi antara Panitia Amaliyah Ramadhan dengan Muslimah Wahdah dan WIZ Majene. Pada kegiatan tersebut tersalurkan sebanyak 400 paket ifthor yang terpusat ke beberapa titik di kecamatan Malunda seperti di Masjid al-Amin Lombang, Mushallah sementara Pettabeang, mushalla Tasukke dan masjid at-Taubah dusun Takapa.

Ketua panitia Amaliyah Ramadhan DPD Wahdah Islamiyah Majene untuk Ramadhan tahun 2021 ini Muhammad Fadhil, Mengatakan sangat berterima kasih kepada seluruh donatur yang membantu terlaksananya program tebar ifthor tersebut.

“alhamdulillah wa syukron wajazakumullahu khairan kepada seluruh donator yang telah membantu terlaksananya program tebar ifthor ini, meski secara umum masyarakat masih banyak yang shalat di masjid atau mushallah sementara dengan kondisi yang sederhana namun keberkahan ukhuwah dan ibadah puasa masih bisa kita rasakan dan nikmati saat kegiatan berbagi ifthor ini” tutur Fadhil saat dikonfirmasi (01/04/21).

Wahdah Islamiyah sendiri sejak dari kejadian gempa bumi yang mengguncang kabupaten Majene dan Mamuju lalu sampai saat ini tetap konsisten memberikan bantuan-bantuan kepada para penyintas baik berupa bantuan moril maupun materil.

 

Share:

Monday, 15 March 2021

Sahabat Hidayah Mamuju Galang Donasi Sumur Bor Untuk Korban Gempa Majene

 


Mamuju, Sahabat Hidayah Mamuju meluncurkan program Donasi Sumur Bor untuk korban gempa 6,2 SR Sulbar yang dipusatkan di Kecamatan Malunda, Kab. Majene, Sulaweai Barat. 


Kebutuhan akan sumber air para korban gempa di Kecamatan Malunda kini sangat mendesak. Pasalnya, sumber air yang selama ini digunakan oleh warga telah rusak dan tidak lagi dapat mengalirkan air diakibatkan pipa-pipa yang mengarilkan aor dari sungai ke rumah-rumah warga kini telah rusak. 

Ahmad Apandi, salah seorang warga Pettabeang, Malunda mengaku saat kesulitan mendapatkan air, Dia bersama dengan warga lain mengaku setiap hari harus membawa jerigen ke sungai Malunda yang berjarak sekitar dua kilomerer  mengambil air untuk kebutuhan memasak, minum dan kebutuhan lainnya. 

Ia mengaku sangat senang dan menyambut antusias program donasi sumur bor yang diselenggarakan oleh Sahabat Hidayah Mamuju tersebut. 

"Bagus itu, disini sangat butuh air karena sumber air kami selama ini sudah rusak. Kalau sumur bor ini ada maka akan sangat membantu kami" Tutur Ahmad (15/03/21). 

Ditempat terpisah, ketua Sahabat Hidayah Mamuju Usman Ali mengatakan sangat senang jika program ini disambut baik oleh warga korban gempa. 

"Tentu ini sangat baik, program ini akan menjadi ladang amal jariyah baru bagi kami dan para donatur dan sangat berharap program ini bisa  membantu warga korban gempa Malunda untuk mendapatkan air bersih" Tutur Usman saat dikonfimasi di posko relawan Sahabat Hidayah Mamuju di Malunda (15/03/21).

Share:

WAHDAH ISLAMIYAH MEMBANGUN HUNTARA UNTUK WARGA MALUNDA DAN ULUMANDA

 



Malunda, Pasca Gempa Bumi yang melanda Malunda dan sekitarnya pada bulan Januari 2021 yang lalu ada banyak rumah warga yang mengalami kerusakan di beberapa titik lokasi. Diantaranya ada yang rusak ringan, sedang, dan berat.

Sejak awal terjadinya gempa bumi , alhamdulillah Wahdah Islamiyah yang diwakili oleh relawan Wahdah Peduli dan Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) bisa memberikan banyak kontribusi untuk membantu masyarakat Malunda dan Ulumanda  seperti penyaluran logistik dan berbagai kebutuhan mendesak warga saat itu, pemeriksaan kesehatan, pembersihan puing-puing bangunan, renovasi dan pembangunan Masjid (sementara berjalan), pengadaan beberapa sumur bor, pembinaan keagamaan (belajar baca iqro dan Qur'an) untuk anak-anak dan dewasa, trauma healing dan saat ini sementara pembangunan hunian sementara (huntara) untuk rumah warga yang rusak berat. 

Rencananya, Wahdah Islamiyah akan membangun 10 unit Huntara untuk tahap pertama dan diharapkan bisa membangun lebih banyak lagi huntara untuk korban gempa. 

"Target awal huntara sebanyak 10 bangunan dengan rincian 8 huntara akan di bangun di Malunda dan 2 di Ulumanda. Huntara ini dibangunkan untuk warga yang memang rumahnya rusak berat dan warga tersebut dari segi ekonomi tergolong kurang mampu" Ungkap korlap Posko induk Wahdah Islamiyah di Malunda, Sufriadi (15/03/21). 

Sufriadi menambahkan bahwa saat ini (15/03/21) telah terbangun dua unit huntara.

"Alhamdulillah per hari ini sudah terbangun 2 unit huntara yang berlokasi di lingkungan Galung Banua Kel. Malunda Kec. Malunda." Tutur Sufriadi

Share: